
JURNAL POLRI.MY.ID.CIREBON. 5 September 2026 – SDN 1 Sindangjawa kembali menorehkan prestasi sebagai lembaga pendidikan yang unggul dalam pembentukan karakter dan kesejahteraan warga sekolah. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ibu Munawaroh, S.Pd., sekolah ini berhasil menciptakan ekosistem belajar yang religius, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh siswa kelas 1 hingga 6.
Sabtu Pagi: Hari Pembentukan Karakter yang Utuh
Bagi warga SDN 1 Sindangjawa, hari Sabtu memiliki makna khusus. Berbeda dengan hari Senin hingga Jumat yang berfokus pada pembelajaran kurikulum reguler, hari Sabtu didedikasikan sepenuhnya untuk penguatan soft skill, spiritualitas, dan fisik siswa.
Rutinitas positif ini dimulai sejak dini hari dengan sholat Subuh berjamaah, menanamkan nilai kedisiplinan dan kedekatan dengan Tuhan. Energi pagi dilanjutkan dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran jasmani.
“Hari Sabtu itu murni kegiatan pengembangan diri. Kami awali dengan ibadah dan senam. Biasanya dilanjutkan dengan literasi, namun pekan ini kami mendahulukan kegiatan Pramuka untuk melatih kepemimpinan,” ujar salah satu pendidik di SDN 1 Sindangjawa.
Puncak dari kegiatan pagi tersebut adalah pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an, sebuah inisiatif strategis yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Program ini menjadi bukti nyata komitmen SDN 1 Sindangjawa dalam mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan matang secara spiritual. Sesi literasi kemudian dijadwalkan setelah istirahat pukul 10.00 WIB, memastikan siswa berada dalam kondisi prima saat menyerap ilmu.
Program MBG: Merata, Berkualitas, dan Minim Kendala
Kebanggaan lain bagi SDN 1 Sindangjawa adalah keberhasilan implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Selama lima hari kerja (Senin–Jumat), seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6, serta para guru, menikmati asupan gizi yang sama tanpa terkecuali.

Kepala Sekolah SDN 1 Sindangjawa, Ibu Munawaroh, S.Pd., menegaskan bahwa distribusi MBG di sekolahnya berjalan sangat lancar tanpa adanya keluhan berarti. Hal ini menunjukkan manajemen logistik yang baik dan aksesibilitas yang mendukung.
“Alhamdulillah, di SDN 1 Sindangjawa tidak ada keluhan. Lokasinya yang strategis membuat distribusi menjadi sangat efisien dan nyaman. Ini jauh lebih praktis dibandingkan pengalaman di lokasi sebelumnya yang aksesnya lebih jauh,” ungkap Ibu Munawaroh.
Keterlibatan guru dalam menerima MBG juga menjadi poin plus di mata Ibu Munawaroh, karena menunjukkan rasa kebersamaan dan keteladanan antara pendidik dan peserta didik. “Guru juga dapat jatahnya. Tahun ini semua sudah merasakan manfaatnya secara merata,” tambahnya dengan bangga.
Sekolah Idaman dengan Manajemen Terpadu
Di bawah arahan Ibu Munawaroh, S.Pd., kombinasi antara rutinitas Sabtu yang padat makna dan program gizi harian yang merata menjadikan SDN 1 Sindangjawa sebagai contoh sekolah yang peduli pada aspek holistik anak. Tidak ada jarak antara kebijakan dan pelaksanaannya di lapangan; semuanya berjalan harmonis demi kenyamanan belajar siswa.
Dengan lingkungan yang kondusif, akses fasilitas yang mudah, serta dukungan penuh dari program daerah seperti Tahfidz dan MBG, SDN 1 Sindangjawa layak menjadi kebanggaan masyarakat Cirebon dalam melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
(Sugi MJP)

