
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN.– Kesuksesan Ciremai Coffee Culture Festival tidak lepas dari dukungan penuh berbagai lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan. Acara ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dunia usaha, komunitas, hingga akademisi dalam mendorong kopi Kuningan semakin dikenal di kancah nasional.
Ketua Panitia Hari Jadi ke-528 Kuningan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, U. Kusmana, S.Sos., memimpin jalannya acara bersama sejumlah tokoh penting. Turut hadir Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, serta perwakilan dari daerah mitra dalam wadah “Kunci Bersama”, termasuk Wali Kota Cirebon, Wali Kota Banjar, dan Wakil Sekretaris Daerah Kota Cirebon.
Kehadiran unsur Forkopimda Kabupaten Kuningan, Ketua DPRD, para kepala perangkat daerah, serta pimpinan perbankan menunjukkan komitmen serius pemerintah daerah dalam memajukan sektor ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.
Dukungan Strategis dari Perbankan dan Dunia Usaha
Festival ini juga mendapatkan dukungan kuat dari lembaga keuangan dan korporasi besar. Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Cirebon dan Bank Jabar Banten (BJB) hadir sebagai mitra strategis dalam penguatan ekosistem keuangan bagi pelaku UMKM kopi.
Selain itu, dukungan juga datang dari sektor swasta dan BUMN/BUMD seperti PT Aqua Golden Mississippi Tbk, ASDP Indonesia Ferry, Perwira, serta Maspam. Kehadiran manajer dan perwakilan perusahaan-perusahaan tersebut menegaskan bahwa pengembangan kopi Kuningan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan peluang bisnis yang menjanjikan bagi investor dan mitra usaha.

Hadir pula Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan, yang turut memberikan dukungan moral dan sosial bagi keberlangsungan kegiatan.
Melibatkan Akar Rumput: Petani dan Komunitas
Di balik kemegahan acara, festival ini tetap berfokus pada pemberdayaan akar rumput. Para petani kopi, anggota Asosiasi Perusahaan Eksportir Kopi Indonesia (APEKI), pelaku UMKM, barista lokal, serta komunitas pecinta kopi menjadi jantung dari kegiatan ini. Keterlibatan narasumber dari lembaga teknis juga memastikan bahwa aspek kualitas dan standar mutu menjadi prioritas utama.
Menanggapi antusiasme dan dukungan yang luar biasa, salah satu tokoh kunci kegiatan, Bugi, menyampaikan harapannya agar momentum ini tidak berhenti di sini.
“Bersama-sama kita dorong kopi Kuningan supaya semakin dikenal. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih besar bagi pelaku usaha serta petani kopi di Kuningan,” ujar Bugi.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang solid, Ciremai Coffee Culture Festival diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi baru bagi Kabupaten Kuningan, sekaligus memperkuat posisi Kopi Ciremai sebagai komoditas unggulan yang bernilai tinggi.
(Sugi MJP)

