
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Wajah kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Kuningan akan segera berubah lebih modern dan tertata. Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah melakukan penataan menyeluruh di koridor Jalan Ir. Soekarno, sebuah akses vital yang menghubungkan masyarakat dengan Kantor Bupati dan Sekretariat Daerah.
Salah satu sorotan utama dari proyek revitalisasi ini adalah pergantian ikon persimpangan. Tugu Bola Dunia yang selama ini menjadi landmark, akan digantikan oleh Tugu Patung Kuda. Perubahan ini bukan sekadar estetika, melainkan bagian dari strategi penataan ruang dan penguatan identitas daerah.
Menjawab Tantangan Tata Ruang
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan, Ir. I. Putu Bagiasna, M.T., menjelaskan bahwa penataan ini dilatarbelakangi oleh kondisi eksisting yang kurang optimal. Tugu Bola Dunia sebelumnya dinilai kurang terawat dan berkontribusi pada kesan kumuh di area strategis tersebut.
“Penataan bundaran persimpangan ini dilakukan untuk merehabilitasi kondisi yang ada, sekaligus solusi teknis untuk memperlebar ruang jalan dan mengoptimalkan radius tikungan agar arus lalu lintas lebih lancar,” ujar Putu Bagiasna, Jumat (4/9/2026).
Selain perbaikan pada bundaran, proyek ini juga mencakup peningkatan kualitas permukaan jalan dan penataan trotoar yang lebih ramah pejalan kaki, menciptakan koridor yang rapi, aman, dan nyaman.
Patung Kuda: Simbol “Kuningan Melesat”
Putu Bagiasna menegaskan bahwa penggantian Tugu Bola Dunia dengan Patung Kuda memiliki makna filosofis yang dalam. Langkah ini selaras dengan Visi Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kuningan tahun 2025–2029, yaitu “Kuningan Melesat Tahun 2029”.
“Ikon Kuda merupakan simbol identitas Kabupaten Kuningan yang perlu ditampilkan di ruang publik strategis. Kami menilai perubahan tugu ini memiliki nilai ciri khas yang kuat dan mencerminkan semangat pembangunan Kuningan ke depan,” ungkapnya.
Kuda, dalam filosofi lokal dan visi pembangunan, melambangkan kecepatan, kekuatan, dan progresivitas. Kehadiran patung ini diharapkan dapat menjadi pengingat visual bagi seluruh elemen masyarakat untuk bergerak cepat menuju kemajuan daerah.
Dengan adanya transformasi fisik dan simbolis ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap kawasan Jalan Ir. Soekarno tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga menjadi etalase keindahan dan kebanggaan warga Kuningan.
(Sugi MJP)

