KUNINGAN, 25 September 2026 – Pagi itu, Jumat (25/9/2026), suasana di Desa Ciloa, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, terasa berbeda dari biasanya. Bukan suara burung pagi atau hiruk-pikuk pasar yang mendominasi, melainkan alunan musik senam yang bersemangat serta tawa renyah yang membahana.
Puluhan ibu-ibu warga Desa Ciloa, mulai dari yang berusia muda hingga yang sudah beruban, tumpah ruah di lapangan desa. Mereka dengan penuh sukacita mengikuti gelaran senam sehat bertajuk “Wanoja Perjuangan”
. Acara yang dimulai tepat pukul 07.30 WIB ini dipimpin langsung oleh sosok wanita yang penuh karisma dan merakyat, Ibu Indah Nuraliah, istri tercinta dari Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, S.E., dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).
Lintas Generasi, Satu Semangat Kesehatan
Nama “Wanoja Perjuangan” bukanlah sekadar judul acara, melainkan cerminan dari semangat para ibu-ibu Desa Ciloa yang tak kenal lelah. Tanpa komando, mereka bergerak lincah mengikuti instruktur. Tak ada rasa canggung, tak ada batasan usia. Nenek-nenek yang rambutnya telah memutih pun tak mau kalah, mengikuti setiap gerakan dengan penuh energi dan senyum yang tak pernah pudar.
“Kami di sini tidak peduli usia, yang penting sehat! Acaranya gratis, gerakannya menyenangkan, apalagi ada pembagian kupon hadiah. Rasanya seperti diundang dalam sebuah pesta kebahagiaan,” ujar salah satu warga lansia dengan napas terengah namun wajah yang berseri-seri.
Bagi warga Desa Ciloa, acara ini menjadi pengingat yang sangat berharga bahwa di tengah kesibukan mengurus rumah tangga dan keluarga, kesehatan adalah investasi utama. Kehadiran program Wanoja Perjuangan ini disambut dengan antusiasme luar biasa. Mereka merasa dihargai, diperhatikan, dan yang paling penting, merasa bangga karena desanya menjadi tuan rumah bagi acara yang begitu positif.
Ibu Indah Nuraliah dan Kuwu Ciloa: Pemimpin yang Turun Langsung
Salah satu daya tarik utama acara pagi itu adalah kehadiran Ibu Indah Nuraliah. Bukan berdiri di panggung kehormatan atau hanya memberi sambutan, Ibu Indah berbaur langsung di tengah-tengah warga. Ia ikut bergoyang, berkeringat, dan tertawa bersama. Sikapnya yang rendah hati dan penuh kehangatan membuat jarak antara tokoh masyarakat dan warga seketika lebur. Semangat “blusukan” dan kedekatan PDI-P dengan akar rumput benar-benar terwujud dalam setiap senyum dan sapaan yang ia berikan.
Sinergi yang indah juga terlihat dari pemimpin desa setempat. Kuwu Desa Ciloa, Hj. Sriharyati, turut ambil bagian dengan penuh energi. Meski mengemban tanggung jawab besar sebagai kepala desa, Ibu Kuwu tidak absen dari barisan paling depan. Gerakan senamnya yang semangat dan tanpa mengenal lelah menjadi inspirasi tersendiri bagi warganya. Kolaborasi antara Ibu Indah Nuraliah dan Kuwu Hj. Sriharyati ini membuktikan bahwa sinergi antara tokoh partai, pemerintah desa, dan masyarakat adalah kunci utama kemajuan dan kesejahteraan desa.
Lebih dari Sekadar Senam: Sebuah Bentuk Kepedulian
Acara yang berlangsung hingga selesai itu tidak hanya menawarkan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan sosial. Warga saling bercengkerama, saling menyemangati, dan mempererat tali silaturahmi. Pembagian kupon hadiah di akhir acara semakin menambah suasana meriah, menjadi bumbu penyedap yang membuat senyum warga Ciloa semakin lebar.
Warga Desa Ciloa patut merasa bangga. Kehadiran Ibu Indah Nuraliah membawa pesan yang sangat dalam: bahwa kesehatan dan kebahagiaan perempuan adalah bagian penting dari perjuangan membangun daerah.
“Terima kasih kepada Ibu Indah Nuraliah dan Ibu Kuwu. Acara Wanoja Perjuangan ini sangat bermanfaat dan berarti buat kami. Kami merasa sehat, bahagia, dan merasa diperhatikan,” ungkap perwakilan ibu-ibu PKK Desa Ciloa dengan mata yang berkaca-kaca menahan haru dan bahagia.
Pagi di Desa Ciloa hari itu ditutup dengan foto bersama dan pelukan hangat. Keringat yang menetes bukanlah tanda kelelahan, melainkan bukti dari sebuah perjuangan kecil untuk hidup yang lebih sehat, lebih bahagia, dan lebih bersatu. Wanoja Perjuangan Ciloa telah membuktikan: Perempuan sehat, keluarga kuat, desa pun sejahtera!
Sugi MJP
