
CIMAUNG — Dalam upaya memperkuat langkah mitigasi serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Kapolsek Cimaung menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para Kepala Desa se-Kecamatan Cimaung dan Kepala Puskesmas di wilayah hukum Polsek Cimaung, Polresta Bandung.
Kegiatan FGD yang mengusung tema penanggulangan bencana alam ini difokuskan pada penyusunan peta rawan bencana, pemantapan skema penanganan darurat, hingga pembagian peran lintas sektor. Langkah kolaboratif ini krusial untuk memastikan penanganan pra-bencana, tanggap darurat, hingga pascabencana dapat berjalan secara cepat, tepat, dan terpadu.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Dr. Tri Suhartanto, S.H., M.H., M.Si. melalui Kapolsek Cimaung Ipda Budi Ma’mun, S.H. menyampaikan bahwa forum diskusi ini merupakan wujud komitmen kepolisian dalam membangun sinergitas antar-instansi guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di wilayah Cimaung.
“Melalui FGD ini, kami menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara kepolisian, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan. Dengan adanya sinergi yang solid, alur evakuasi maupun penanganan medis darurat saat terjadi bencana alam dapat dilakukan secara optimal,” ujar Ipda Budi Ma’mun saat memberikan keterangan.
Selain membahas skema tanggap darurat, forum tersebut juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mengedukasi warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya bagi yang bermukim di kawasan rawan longsor dan genangan air.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Sinergitas yang kuat antara Polri, aparatur desa, dan jajaran kesehatan diharapkan dapat meminimalisir risiko serta dampak kerugian akibat bencana di Kecamatan Cimaung,” pungkasnya.
