Bandung – mediajurnalpolri.com
Semangat solidaritas dan kepedulian terhadap rakyat Palestina kembali digaungkan dalam kegiatan Bandung For Palestine: Repeated History of Nakba_ yang digelar di Hotel Savoy Homan 15/5/2026, Kota Bandung. Acara ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan masyarakat pada peristiwa pengusiran dari tanah mereka yang terjadi 1948.
Kegiatan ini di gelar agar tidak melupakan perjuangan dan penderitaan rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi konflik dan krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Acara ini di gelar oleh forum Indonesia For Palestine, Rumah Zakat, DT Peduli, Wakaf Salman.
Acara dihadiri sejumlah tokoh,
Pelaku usaha, komunitas dan lembaga. Hadir MUI Ust. Oke Setiadi Afendi, anggota DPRD Kota Bandung H. Andri, Direktur Utama PT Panghegar Mitra Utama, H. Agus Diki Arisandi, publik figur Ari Untung dan teh Ghaida Tsuraya.
Suasana berlangsung khidmat dan penuh kepedulian. Band Panji Sakti mengisi acara dengan penampilan musik yang menguatkan pesan solidaritas. Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelelangan barang berupa lukisan dan miniatur untuk penggalangan dana bantuan kemanusiaan Palestina.
Dana yang terkumpul Rp. 654.455.500.
“Ketika Indonesia belum merdeka, Palestina menjadi salah satu pihak yang mengakui kemerdekaan Indonesia dan memberikan dukungan besar. Hari ini sudah sepatutnya bangsa Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya kepada Palestina,” ungkap salah satu pembicara dalam acara tersebut.

Acara yang dihadiri berbagai elemen masyarakat, komunitas kemanusiaan, dan relawan itu juga menyoroti pentingnya persatuan umat dalam membantu perjuangan rakyat Palestina, baik melalui doa, bantuan kemanusiaan, maupun dukungan moral secara berkelanjutan.
Para relawan turut membagikan pengalaman perjuangan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina melalui jalur Mesir dan Rafah. Meski menghadapi berbagai hambatan dan tantangan di lapangan, bantuan dari masyarakat Indonesia disebut berhasil masuk dan diterima oleh warga Palestina.
“Perjalanan bantuan kemanusiaan tidak mudah. Banyak ujian dan tantangan yang harus dilalui, tetapi Alhamdulillah bantuan dari masyarakat Indonesia bisa sampai ke Palestina berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk dukungan Kedutaan Besar Indonesia di Mesir,” ujar Bapak Tantan Supriatna selaku corporate secretary Rumah Zakat
Dukungan terhadap Palestina juga datang dari publik figur dan pegiat kemanusiaan, salah satunya Arie Untung yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepedulian terhadap kondisi rakyat Palestina yang hingga kini masih menghadapi genosida dan penderitaan kemanusiaan.
Dalam kegiatan inipun
“Acara ini seperti mengisi ulang semangat kita agar tidak lupa terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Di tengah kesibukan hidup masing-masing, kita harus tetap peduli dan ikut berjuang membantu mereka,” katanya.

Sementara itu, Ghaida Tsurayya menyampaikan bahwa perjuangan akan terasa lebih kuat jika dilakukan secara bersama-sama. Ia berharap gerakan solidaritas untuk Palestina terus meluas dan melibatkan lebih banyak masyarakat.
“Kalau berjuang sendiri tentu akan terasa berat, tetapi jika dilakukan berjamaah Insya Allah perjuangan akan lebih kuat dan manfaatnya lebih besar,” ujarnya.
Kegiatan Bandung for Palestine diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa perjuangan kemanusiaan tidak boleh berhenti, serta menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas dan dukungan nyata bagi rakyat Palestina.
Hilman R
