
Banyumas – JURNALPOLRI – Proses pemulihan dari penyalahgunaan narkotika tidak cukup hanya dengan layanan rehabilitasi. Dukungan keluarga, pendidikan, keterampilan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar turut menjadi bagian penting agar klien mampu kembali menjalani kehidupan secara mandiri.
Hal tersebut diwujudkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas melalui sinergi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Sentra “Satria” Baturraden dalam penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi klien rehabilitasi Klinik Pratama Rawat Jalan Adiksia Medika BNN Kabupaten Banyumas.
Sebanyak lima klien menerima bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Bantuan tersebut antara lain berupa dukungan biaya pendidikan, perlengkapan sekolah, kebutuhan Praktik Kerja Lapangan (PKL), nutrisi tambahan, pemenuhan kebutuhan hidup layak, hingga biaya kursus dan pelatihan.
Bantuan itu bukan sekadar meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka kembali kesempatan bagi klien untuk belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri kembali produktif di tengah masyarakat.
Selain penyaluran bantuan, BNN Kabupaten Banyumas bersama Sentra “Satria” juga melakukan asesmen terhadap tujuh calon penerima bantuan. Mereka terdiri dari lima klien rehabilitasi Klinik Pratama Rawat Jalan Adiksia Medika serta dua klien IBM Taruna Jaya Desa Karangtengah, Kecamatan Baturraden.
Asesmen dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran sekaligus memetakan kebutuhan setiap calon penerima. Dengan demikian, bentuk bantuan yang diberikan dapat benar-benar mendukung proses pemulihan dan kemandirian klien.
Kepala BNN Kabupaten Banyumas Kombes Pol Iwan Irmawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa keberhasilan rehabilitasi membutuhkan dukungan yang berkelanjutan.
“Pemulihan klien membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, tidak hanya dari aspek layanan rehabilitasi, tetapi juga dari keluarga, pemerintah, dan berbagai pihak terkait,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi dengan Kementerian Sosial melalui Sentra “Satria” Baturraden menjadi langkah penting dalam menghadirkan dukungan yang lebih menyeluruh bagi klien rehabilitasi.
“Dengan dukungan yang tepat, kami berharap klien dapat semakin mandiri dan kembali produktif di tengah masyarakat,” katanya.
Melalui program tersebut, BNN Kabupaten Banyumas menunjukkan bahwa rehabilitasi bukan hanya tentang meninggalkan masa lalu, tetapi juga tentang membangun kembali masa depan.
Sinergi lintas sektor diharapkan terus diperkuat sehingga setiap klien memiliki kesempatan untuk pulih, mandiri, dan kembali menjadi bagian produktif dalam keluarga serta masyarakat.

