Media Jurnalpolri.com – Batu Bara Provinsi Sumatra Utara – Bupati Batu Bara H.Baharuddin Siagian SH.M.Si Menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Barang atas Pelepasan sebahagian lahan Hak Guna Usaha (HGU) Serta berita Acara serah terima Hibah antara PT Bakrie Sumatra Plantations TBK Bakrie Sumatra Plantations TBK dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Sedangkan kegiatan ini berlangsung tepat nya diruangan Kerja Bupati Batu Bara Kecamatan Lima Puluh pada hari Jumat (24/94)dalam kegiatan tersebut Bupati Batu Bara didampingi wakil Bupati Batu Bara Syafrizal SE,M,AP Plh ,Sekdakab Batu Bara para Asisten ,Tenaga Ahli,Pimpinan OPD terkait ,hadir juga jajaran manajemen PT.Bakrei Sumatra Plantations Tbk.
Penandatangani ini menjadi langkah Strategis Pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam Penyediaan lahan untuk membangunan Tempat Pengelolaan sampah Terpadu (TPST).
Bupati Batu Bara menyampaikan Apresiasi kepada PT.Bakrie Sumatra Plantations Tbk atas dukungan nya terhadap Pembangunan Daerah melalui pelepasan sebagian lahan HGU.
Sejak Pemekaran Kabupaten Batu Bara belum memiliki tempat pemrosesan akhir maupun TPST yang representatif ,dukungan ini menjadi solusi penting dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan sampah yang layak dan berkelanjutan ,ujar Bupati Baharuddin.
Pemerintah Kabupaten Batu Bara saat ini tengah mengusulkan Pembangunan TPST Kepada kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) salah satu syarat utama dalam proses tersebut adalah ketersediaan lahan ,yang kini telah terpenuhi melalui hibah ini.
Bupati Batu Bara menegaskan bahwa Pembangunan TPST merupakan bentuk Komitmen Pemerintah dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah ,dari sistem ,kumpul-angkut-buang ,menjadi pengelohan terpadu yang ramah lingkungan.
TPST bukan sekedar tempat pembuangan ,tetapi pusat pengelolaan sampah yang modern dimana sampah dipilah didaur ulang dan dikelola dengan teknologi yang lebih baik,tegas nya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan Aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,mengingat keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada Pembangunan fisik ,tetapi juga pada kesadaran dan kedesiplinan masyarakat.
Pembangunan ini adalah milik bersama ,untuk masa depan Kabupaten Batu Bara yang lebih bersih ,sehat dan berkelanjutan pungkas nya (Khairil.lubis)
