Labusel – MJP
Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu di Lapangan Mutiara, Desa Aek Batu, Cikampak, Kecamatan Torgamba, Selasa (13/10/2026).
Program TMMD yang berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, menjadi salah satu upaya mempercepat pembangunan wilayah perdesaan melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Sejumlah sasaran fisik dan nonfisik disiapkan untuk meningkatkan aksesibilitas, memperbaiki kualitas lingkungan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Upacara pembukaan tersebut dihadiri
Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf. Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P., beserta rombongan dan para pejabat utama Korem 022/PT, Dandim 0209/LB Letkol Kav. Hanung Kaptiaji beserta jajaran, anggota DPRD Labusel, Sekretaris Daerah M. Reza Pahlevi Nasution, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Labusel Ny. Indah Fery Simatupang, Ketua Persit KCK Ny. Indah Hanung Kaptiaji, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD, serta undangan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Fery Sahputra Simatupang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada TNI, khususnya Kodim 0209/Labuhanbatu, atas komitmen dan pengabdiannya dalam mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI, khususnya Kodim 0209/LB, atas komitmen dan pengabdiannya dalam membantu percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD,” ujar Fery.
Mari kita jadikan TMMD ini sebagai momentum untuk memperkuat sinergi, membangun desa, dan mewujudkan Labuhanbatu Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu menetapkan sejumlah sasaran fisik yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Pekerjaan fisik tersebut meliputi peningkatan badan jalan sepanjang 1.700 meter dengan lebar lima meter, rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan lima unit sumur bor, perbaikan lima unit mandi, cuci, kakus (MCK), serta rehabilitasi dua tempat ibadah.
Peningkatan jalan diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan distribusi hasil produksi masyarakat. Sementara itu, penyediaan sumur bor, perbaikan MCK, serta rehabilitasi rumah dan tempat ibadah diarahkan untuk mendukung kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran.
TMMD kali ini juga mencakup program ketahanan pangan melalui penanaman jagung dan semangka pada lahan seluas 1,3 hektare. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif dan memperkuat kemandirian pangan masyarakat.
Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik turut menjadi perhatian melalui penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, bahaya narkoba dan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), hukum, kesehatan, pencegahan stunting, keluarga berencana, pertanian, hingga pemeliharaan lingkungan hidup.
Dari total 26 unit jembatan yang telah dikerjakan di wilayah kerja Kodim 0209/Labuhanbatu, sebanyak 18 unit berada di Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Pembangunan tersebut mencakup sejumlah jenis jembatan, termasuk jembatan gantung dan jembatan beton. Infrastruktur ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas masyarakat, mempermudah akses antardesa, serta mendukung kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Melalui TMMD ke-130 dan berbagai dukungan pembangunan infrastruktur tersebut, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayah perdesaan.
Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan berharap seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan lancar, aman, dan sukses serta menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
(Ihsan MJP)
