
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Sebuah peringatan keras kembali datang dari Desa Cieurih, Kecamatan Cidahu. Pada Jumat sore (10/7/2026), ketenangan warga Dusun Puhun RT 1 RW 2 terusik oleh asap tebal dan kobaran api yang menjalar tak terkendali. Apa pemicunya? Sesuatu yang sering kita anggap remeh: membakar sampah.
Sekitar pukul 14.00 WIB, seorang warga dilaporkan membakar sampah di area lahan bekas perkebunan tebu. Niatnya mungkin sederhana: membersihkan lingkungan. Namun, alam berkata lain. Hembusan angin kencang yang tiba-tiba muncul menjadi “bahan bakar” tambahan, mengubah percikan api kecil menjadi monster yang melahap lahan seluas 1 hektare dalam waktu singkat.
Dari Kelalaian Kecil Menjadi Bencana
Saksi mata menggambarkan suasana panik saat api mulai merambat cepat ke semak-semak kering sisa tanaman tebu. Ketakutan akan api yang menjalar ke pemukiman warga membuat situasi semakin tegang.
“Awalnya cuma bakar sampah biasa, tapi karena anginnya kencang banget, apinya langsung menyebar luas. Kami panik takut menjalar ke rumah-rumah,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Respons Cepat: Sinergi Polsek dan Damkar
Melihat potensi bahaya yang mengancam, warga segera melapor ke Polsek Cidahu. Tidak membuang waktu, anggota Polsek Cidahu, Bripka Rudi, langsung mengambil inisiatif kritis. Ia segera menghubungi call center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan pemadaman.
Kecepatan tindakan Bripka Rudi dan koordinasi yang solid antara polisi, warga, dan tim damkar menjadi kunci utama dalam mencegah kerugian yang lebih besar. Berkat kerja sama ini, api berhasil dikendalikan sebelum sempat memakan korban jiwa atau merusak properti penduduk.
Pelajaran Berharga: Jangan Remehkan Angin & Sampah!
Insiden ini menjadi pengingat pahit bagi seluruh masyarakat Kuningan, terutama di musim kemarau seperti sekarang:
- Hindari Membakar Sampah Sembarangan: Risiko penyebaran api sangat tinggi jika ada angin kencang.
- Waspada Lahan Kering: Sisa tanaman seperti tebu adalah bahan bakar sempurna bagi api.
- Lapor Segera: Seperti yang dilakukan warga Cieurih, lapor cepat ke aparat terdekat dapat menyelamatkan nyawa dan harta benda.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerusakan lahan seluas 1 hektare adalah harga mahal untuk sebuah kelalaian sesaat. Mari kita jaga lingkungan kita dengan cara yang lebih bijak dan aman.
Sugi
