
Jurnal Polri.My.Id.Majalengka.Musibah kebakaran hebat melanda sebuah bangunan kandang ayam berukuran 7×100 meter di Blok Liunggung RT 017 RW 007, Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, Minggu pagi (6/9/2026).
Insiden kebakaran yang terjadi di area Jalan Pereng Sindangkasih–Cibodas tersebut menghanguskan seluruh bangunan kandang beserta 18.000 ekor anak ayam (day-old chick/DOC) berusia dua hari.
Pemilik kandang ayam diketahui bernama Nono Nurbuono (54), seorang wiraswasta warga Lingkungan Dukuh Lawi, Kelurahan Sindangkasih, Kecamatan Majalengka.

Peristiwa nahas tersebut pertama kali diketahui sekira pukul 05.30 WIB. Saat itu, salah seorang pekerja kandang, Iri Suhari (36), bersama rekannya tengah memberi pakan ayam di bagian dalam kandang. Tiba-tiba terdengar suara letusan api dari area luar.
Saat dipastikan ke luar bangunan, saksi mendapati kandang yang berada di sampingnya sudah dalam kondisi berkobar dilalap si jago merah. Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api berembus cepat dan melumat seluruh material bangunan beserta belasan ribu ekor bibit ayam di dalamnya.
Melihat kobaran api membesar, para saksi langsung berteriak meminta bantuan warga sekitar serta melaporkan kejadian tersebut ke pihak Pemerintah Desa Kulur, pemadam kebakaran (Damkar), dan Polsek Majalengka Kota.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Majalengka Kota bergegas mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), berkoordinasi dengan tim Damkar Kabupaten Majalengka, perangkat desa, serta pihak PLN.

Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan total sekira pukul 07.30 WIB setelah dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi dengan dibantu oleh warga masyarakat setempat.
Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Majalengka Kota membenarkan adanya peristiwa kebakaran tempat usaha peternakan warga tersebut.
“Benar, Minggu pagi telah terjadi kebakaran satu unit bangunan kandang ayam di Desa Kulur. Petugas Polsek Majalengka Kota sudah mendatangi TKP untuk pengamanan lokasi serta membantu proses pemadaman bersama dua unit mobil Damkar dan warga. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik dari alat pembuang udara (blower) kandang,” ungkap Kapolsek Majalengka Kota.
Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil berupa bangunan kandang, belasan ribu ekor bibit ayam, serta seluruh peralatan peternakan ditaksir mencapai Rp 2.000.000.000,- (dua miliar rupiah).
Saat ini area TKP telah diamankan oleh jajaran Polsek Majalengka Kota guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.(Wawan.Gunawsn).

