
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Atmosfer Stadion Mashud Wisnu Saputra memanas pada Sabtu (22/8/2026) sore. Ribuan suporter dari berbagai penjuru Kabupaten Kuningan memadati tribun, menyemarakkan laga babak 8 besar Turnamen Bupati Cup 2026. Di bawah sorotan lampu stadion dan teriakan pendukung yang menggelegar, dua tiket semifinal akhirnya berhasil direbut oleh Kecamatan Cidahu dan Kecamatan Cilimus setelah melewati duel sengit.
Pertandingan bergengsi ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan. Kehadiran Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., bersama Ketua PSSI Kuningan yang juga Kepala BKPSDM, Beni Prihayatno, M.Si., Manajer PESIK Kuningan Nono Sujono, perwakilan KONI, Sekda, serta jajaran pejabat daerah lainnya, semakin menambah bobot prestise turnamen tahun ini.
Drama Adu Penalti: Cidahu Tumbangkan Lebakwangi
Laga pembuka mempertemukan Kecamatan Lebakwangi melawan Kecamatan Cidahu. Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka. Serangan balik silih berganti, menciptakan peluang demi peluang di depan gawang masing-masing. Namun, ketangguhan lini pertahanan dan kesiapan kiper kedua tim membuat skor tetap imbang 0-0 hingga waktu normal 2×45 menit berakhir.
Ketegangan mencapai puncaknya saat pertandingan harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Dalam situasi yang menuntut mental baja, para eksekutor Cidahu menunjukkan ketenangan luar biasa. Dengan skor akhir 5-4, Cidahu berhasil mematahkan perlawanan Lebakwangi dan memastikan langkah ke empat besar.
Gol Telat Cilimus Patikan Garawangi
Jika laga pertama berlangsung alot hingga adu penalti, pertandingan kedua antara Kecamatan Garawangi dan Kecamatan Cilimus justru diwarnai oleh satu momen penentu yang dramatis. Duel ini berlangsung ketat dengan dominasi serangan yang seimbang. Lini belakang kedua tim bekerja ekstra keras menahan gempuran lawan.
Kebuntuan baru pecah di menit ke-76. Melalui sebuah serangan terorganisir, pemain Cilimus berhasil memanfaatkan celah kecil di pertahanan Garawangi dan menyarangkan gol tunggal yang menjadi pembeda. Sisa waktu pertandingan menjadi masa-masa menegangkan bagi Garawangi yang berusaha mencari gol penyama kedudukan, namun upaya mereka kandas hingga peluit panjang wasit berbunyi. Skor 1-0 mengantarkan Cilimus menyusul Cidahu ke babak semifinal.
Lebih Dari Sekadar Sepak Bola
Di luar hasil pertandingan, Bupati Cup 2026 sukses menampilkan wajah sportivitas dan kebersamaan. Teriakan dukungan dari tribun bukan hanya untuk membakar semangat pemain, tetapi juga simbol solidaritas antar-warga kecamatan.
“Bupati Cup bukan sekadar ajang kompetisi sepak bola, melainkan panggung silaturahmi untuk memperkuat tali persaudaraan masyarakat Kuningan dalam rangka memeriahkan kemerdekaan dan hari jadi kabupaten,” ujar salah satu panitia penyelenggara.
Kini, mata seluruh pecinta sepak bola Kuningan tertuju pada babak semifinal. Cidahu dan Cilimus akan menunggu lawan berikutnya untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke partai puncak dan mengangkat trofi Bupati Cup 2026.
Sugi MJP

