
Cilengkrang — Membangun keamanan dan ketertiban masyarakat tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan formal. Komunikasi sederhana, duduk bersama, dan berbincang santai dengan warga justru menjadi salah satu cara yang efektif untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Melatiwangi, Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Aipda Satria Andiyanto, saat menyambangi warga binaannya di Kampung Mulyawangi RT 02/06, Desa Melatiwangi, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Senin (31/8/2026)
Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, Aipda Satria Andiyanto duduk bersama warga dan berbincang mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari serta kondisi keamanan lingkungan.
Pertemuan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga.
Bhabinkamtibmas merupakan personel yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya. Karena itu, komunikasi menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan tugas.
Tidak harus selalu melalui pertemuan resmi, komunikasi dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti duduk bersama warga, mendengarkan cerita mereka, dan bertukar informasi mengenai kondisi lingkungan.
Pendekatan seperti ini membuat suasana komunikasi menjadi lebih cair.
Warga juga dapat menyampaikan berbagai informasi maupun persoalan yang mereka temui tanpa merasa sungkan.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Satria Andiyanto tidak hanya menyampaikan imbauan.
Ia juga membuka ruang komunikasi dengan warga untuk mengetahui kondisi lingkungan secara langsung.
Percakapan santai dapat menjadi sarana bagi petugas untuk mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat.
Informasi dari warga sangat penting dalam upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Warga merupakan pihak yang setiap hari beraktivitas di lingkungan tersebut sehingga memiliki pengetahuan mengenai kondisi sekitar.
Karena itu, komunikasi antara Bhabinkamtibmas dan warga perlu terus dipelihara.
Pesan kamtibmas disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami.
Warga diingatkan agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi di sekitar tempat tinggal.
Apabila menemukan aktivitas atau keadaan yang dianggap mencurigakan, masyarakat diimbau tidak mengabaikannya.
Informasi tersebut dapat disampaikan kepada pengurus lingkungan maupun Bhabinkamtibmas untuk dilakukan koordinasi lebih lanjut.
Namun, masyarakat juga diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat menimbulkan persoalan baru.
Langkah terbaik adalah menjaga ketenangan dan melaporkan kepada pihak yang berwenang.
Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian.
Hal-hal sederhana seperti saling mengenal dengan tetangga, memperhatikan rumah ketika ditinggalkan, menjaga kendaraan, serta tidak mudah percaya terhadap orang yang tidak dikenal dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan.
Kebiasaan saling berkomunikasi juga dapat membantu warga lebih cepat mengetahui apabila terdapat situasi yang tidak biasa.
Dengan demikian, potensi gangguan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Bhabinkamtibmas memiliki peran penting sebagai penghubung antara kepolisian dengan masyarakat.
Ketika komunikasi berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul di lingkungan dapat lebih cepat diketahui.
Warga tidak perlu menunggu sampai terjadi gangguan keamanan untuk berkomunikasi dengan polisi.
Sebaliknya, Bhabinkamtibmas juga dapat secara rutin hadir untuk mendengarkan aspirasi dan masukan masyarakat.
Kehadiran yang konsisten akan membangun rasa percaya. Polisi pun dapat memahami karakteristik dan kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya.
Dalam menyampaikan pesan kamtibmas, masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Perkembangan teknologi dan media sosial membuat informasi dapat menyebar dengan cepat.
Karena itu, masyarakat perlu lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.
Jika menemukan informasi yang berpotensi menimbulkan keresahan, warga diharapkan melakukan pengecekan terlebih dahulu melalui sumber yang dapat dipercaya.
Langkah tersebut penting untuk menjaga suasana lingkungan tetap tenang dan kondusif.
Kegiatan duduk dan berbincang bersama warga seperti yang dilakukan Aipda Satria Andiyanto menjadi bagian dari pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi.
Polisi tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan. Hubungan yang dekat membuat warga lebih mudah menyampaikan informasi.
Di sisi lain, petugas juga dapat menyampaikan imbauan secara langsung tanpa jarak yang terlalu formal.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R., melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K., menegaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga situasi kamtibmas.
Kapolsek Cileunyi mengatakan, Bhabinkamtibmas harus mampu membangun hubungan yang dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya.
“Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan kedekatan dengan warga harus terus dibangun,” ujar Kapolsek Cileunyi.
Menurutnya, komunikasi tidak harus selalu dilakukan dalam kegiatan formal.
“Duduk bersama dan berbincang santai juga merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan. Dari komunikasi seperti itu, anggota dapat menyerap informasi mengenai kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” katanya.
Kapolsek mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.
“Keamanan tidak mungkin hanya dibebankan kepada kepolisian. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk saling peduli, meningkatkan kewaspadaan, dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan persoalan.
“Apabila ada sesuatu yang mencurigakan, jangan mudah terprovokasi dan jangan mengambil tindakan sendiri. Segera komunikasikan dengan Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian agar dapat ditangani dengan tepat,” ujarnya.
Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan sambang dan dialog dengan warga akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kehadiran anggota di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan. Kami ingin membangun rasa aman sekaligus memastikan komunikasi antara Polri dan masyarakat tetap terjalin dengan baik,” pungkasnya.
Pertemuan antara Aipda Satria Andiyanto dan warga di Kampung Mulyawangi menunjukkan bahwa menjaga kamtibmas dapat dimulai dari hal yang sederhana.
Terkadang, sebuah percakapan santai dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas..
Dari komunikasi tersebut, muncul rasa saling percaya yang menjadi modal penting dalam menciptakan keamanan. Masyarakat merupakan bagian penting dalam sistem keamanan lingkungan.
Polisi membutuhkan informasi dari masyarakat untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan.
Sebaliknya, masyarakat membutuhkan kehadiran polisi untuk mendapatkan perlindungan, pelayanan, serta penanganan apabila terjadi gangguan keamanan.
Bhabinkamtibmas menjadi salah satu penghubung yang memungkinkan komunikasi tersebut berjalan secara berkesinambungan.
Dengan kehadiran yang rutin, warga dapat lebih mengenal petugas yang bertanggung jawab di wilayahnya.
Upaya menjaga keamanan di Desa Melatiwangi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
Warga diharapkan terus menjaga komunikasi dengan lingkungan sekitar dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas.
Sementara kepolisian akan terus berupaya memberikan pelayanan dan pendampingan sesuai tugas serta kewenangannya.
Kegiatan sambang dan dialogis seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi persoalan dapat dideteksi lebih awal.
Pada akhirnya, keamanan lingkungan bukan hanya tentang mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga membangun rasa nyaman dan kepedulian di antara sesama warga.
Melalui kedekatan antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, Polsek Cileunyi berupaya menciptakan hubungan yang semakin harmonis sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
“Duduk bersama, berbincang santai, saling mendengarkan, dan saling mengingatkan menjadi langkah sederhana untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif.” Pungkas Kapolsek Cileunyi.

