
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN.Ketika lampion terakhir disimpan dan kerumunan bubar, keheningan kembali menyelimuti jalanan Kuningan. Namun, di balik ketenangan itu, bergema sebuah pertanyaan besar: Apa yang tersisa setelah pesta usai?
Jawabannya ada pada semangat yang kita bawa pulang.
Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka. Bukan sekadar menghitung mundur waktu, melainkan mengukur seberapa dalam kita menghargai warisan para pendahulu. Mereka berjuang merebut kemerdekaan; kita ditantang untuk mengisinya. Dengan apa? Dengan karya yang bermanfaat, dengan persatuan yang tak retak, dan dengan pengabdian tanpa pamrih.
Malam ini, cahaya obor di tangan ribuan warga Kuningan bukan sekadar hiasan visual. Itu adalah simbol bahwa meskipun usia kemerdekaan bertambah, jiwa kebangsaan kita harus tetap segar dan berapi-api.
Selamat datang di usia ke-81, Indonesia. Teruslah bersinar.
Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!
(Sugi MJP)

