
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SDN Silembu, Kecamatan Pacalang, Kabupaten Kuningan, pada Kamis (3/8/2026). Di tengah asrinya lingkungan sekolah dasar di kaki Gunung Ciremai ini, ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6 tampil memukau dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Bukan sekadar seremonial biasa, acara ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman telah tumbuh subur di bumi Silembu.
Dengan semangat yang tak terbendung, seluruh siswa yang terdaftar aktif mengikuti berbagai lomba bergengsi yang diselenggarakan oleh pihak sekolah. Ajang kompetisi ini meliputi Lomba Adzan, Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Dacik (Dakwah Cilik), dan Kaligrafi. Setiap peserta tampil dengan kepercayaan diri tinggi, menunjukkan hasil bimbingan intensif dari para guru selama ini.
Antusiasme Tanpa Batas
Terlihat jelas antusiasme luar biasa dari para siswa. Anak-anak kelas rendah (kelas 1-3) tampil lucu namun serius dalam kategori Dacik dan Kaligrafi sederhana, sementara siswa kelas tinggi (kelas 4-6) unjuk kebolehan dengan lantunan ayat suci Al-Quran yang merdu dalam MTQ dan MHQ, serta kumandang adzan yang menggema penuh khidmat.
Wajah-wajah ceria dan sorot mata berbinar menjadi pemandangan utama hari itu. Mereka tidak hanya berkompetisi untuk meraih juara, tetapi juga sebagai bentuk kecintaan mereka kepada Rasulullah SAW. “Kami senang sekali bisa ikut lomba. Rasanya deg-degan tapi bahagia,” ungkap salah satu siswa peserta lomba Dacik dengan polosnya.
Juri Kompeten dari Internal Sekolah
Untuk memastikan penilaian yang adil dan berkualitas, panitia menghadirkan dewan juri yang terdiri dari para guru SDN Silembu sendiri. Para guru ini dipilih karena kedalaman ilmu dan hafalan mereka terhadap hadis serta Al-Quran. Kehadiran mereka sebagai juri bukan hanya untuk menilai teknis perlombaan, tetapi juga memberikan motivasi dan koreksi konstruktif bagi para siswa agar terus memperbaiki kualitas bacaan dan pemahaman agama mereka.
Kepala SDN Silembu, Nana Sukmana, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari visi sekolah untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mulia secara akhlak.
“Maulid Nabi adalah momen tepat untuk menanamkan cinta kepada Rasulullah melalui tindakan nyata. Melalui lomba-lomba ini, kami ingin melihat sejauh mana pemahaman dan pengamalan siswa terhadap nilai-nilai Islam. Saya sangat bangga melihat keberanian dan kemampuan anak-anak kami hari ini,” ujar Nana Sukmana di sela-sela acara.
Menurutnya, partisipasi seluruh siswa dari kelas 1 sampai 6 menunjukkan inklusivitas pendidikan di SDN Silembu. Tidak ada yang tertinggal; setiap anak diberikan panggung untuk bersinar sesuai dengan kemampuannya masing-masing.
Pendidikan Karakter di Tengah Masyarakat
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari warga sekitar dan orang tua murid. Mereka merasa lega dan bangga melihat putra-putri mereka tumbuh dalam lingkungan sekolah yang kuat memegang teguh nilai-nilai religius. Acara ini membuktikan bahwa SDN Silembu bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan umum, tetapi juga benteng pembentukan karakter islami yang kokoh.
Perayaan Maulid Nabi di SDN Silembu tahun ini ditutup dengan doa bersama dan pembagian hadiah bagi para pemenang. Namun, bagi seluruh civitas akademika SDN Silembu, hadiah terbesar bukanlah piala atau sertifikat, melainkan kebahagiaan hati karena telah berhasil meneladani akhlak Rasulullah SAW sejak dini.
Semoga gema syiar dari SDN Silembu ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kuningan untuk terus mengutamakan pendidikan karakter berbasis iman dan takwa.
(Sugi MJP)

