POSO – Gelaran akbar pariwisata dan budaya Sulawesi Tengah, Festival Danau Poso (FDP) ke-26 Tahun 2026, resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., pada Kamis malam (15/10/2026). Pembukaan yang berlangsung meriah di Anjungan Festival Danau Poso, Kelurahan Pamona, Kecamatan Pamona Puselemba, Kabupaten Poso, ini mengusung tema “The Power of Culture” atau Kekuatan Budaya.
Acara pembukaan dimulai pukul 20.15 WITA dengan rangkaian seremonial adat seperti Parade Bingka Lora, Molimbu Ri Bingka Lora, dan Tari Kolosal Silo Ndano. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pejabat tinggi negara dan daerah, termasuk Bupati Poso dr. Verna Gladies Merry Inkiriwang, Wakil Bupati Soeharto Kandar, perwakilan Menteri Pariwisata RI Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Faisal, S.ST, Par., M.M.Par.,CHE, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta S.H Msc, Psc,kapolres poso yg diwakili oleh Waka polres poso Kompol Suriadi SH. MM, serta ribuan masyarakat dan wisatawan yang memadati lokasi. Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong dan penyalaan kembang api oleh Gubernur Sulteng, disusul penampilan artis nasional Marcello Tahitoe dan tarian tradisional Dero yang melibatkan massa.
Menjamin keamanan selama rangkaian pembukaan hingga usai dini hari, Polres Poso mengerahkan gabungan personel TNI, Polri, Brimob, Dishub, dan Pol PP. Pengamanan lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Poso, AKP Faizal Kadir, S.H.
Menanggapi suksesnya pelaksanaan pembukaan FDP 2026, Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Poso, AKP Faizal Kadir, S.H., menyatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terpantau sangat kondusif berkat sinergi kuat antar-instansi.
“Alhamdulillah, rangkaian seremonial pembukaan Festival Danau Poso ke-26 tahun 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan tertib dari awal hingga akhir. Kami menerjunkan ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mengamankan area anjungan, jalur protokol, dan titik-titik kerumunan lainnya. Koordinasi yang solid antara panitia, pemerintah daerah, dan aparat keamanan menjadi kunci utama terciptanya suasana pesta rakyat yang nyaman bagi ribuan pengunjung yang hadir malam ini,” ujar AKP Faizal Kadir.
Lebih lanjut, Kabag Ops menjelaskan strategi pengamanan berlapis yang diterapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama festival berlangsung selama tiga hari (15-17 Oktober 2026).
“Kami menerapkan sistem pengamanan tertutup dan terbuka. Personel kami tersebar di setiap pos strategis, termasuk area parkir, panggung utama, dan akses masuk keluar. Kami juga melakukan monitoring intensif terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencopetan atau perkelahian, serta mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan parah. Selain itu, kami terus berkoordinasi dengan tokoh agama, adat, dan pemuda untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Pesan kami kepada pengunjung: nikmati festival dengan bijak, jaga barang berharga, dan patuhi arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, AKP Faizal Kadir menegaskan komitmen Polres Poso untuk menjaga stabilitas keamanan hingga penutupan festival.
“Meskipun pembukaan telah selesai dengan sukses, kewaspadaan kami tidak berkurang. Tim pengamanan akan tetap siaga 24 jam selama tiga hari penyelenggaraan FDP. Kami mengajak seluruh masyarakat dan wisatawan untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman dan damai. Mari tunjukkan bahwa Poso adalah destinasi wisata yang tidak hanya indah secara alam dan budaya, tetapi juga aman dan ramah bagi siapa pun. Selamat menikmati Festival Danau Poso 2026,” pungkas AKP Faizal Kadir, S.H.
Yulius Kapita
