POSO – Dalam rangka menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) yang prima, baik secara fisik maupun mental, Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tengah melaksanakan kegiatan Mapping dan Pemeriksaan Psikologi bagi personel Polres Poso dan jajaran. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa hingga selesai, bertempat di Ruangan Kelas Universitas Sintuwu Maroso, Kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh tim psikolog dari Biro SDM Polda Sulteng ini diikuti oleh kurang lebih 65 peserta, yang terdiri dari Para Pejabat Utama (PJU), Perwira, serta perwakilan personil dari Polres Poso dan Polsek Jajaran. Peserta tampak antusias mengikuti serangkaian tes psikologi yang dirancang untuk memetakan kondisi kesehatan mental, tingkat stres, serta ketahanan emosional setiap anggota dalam menghadapi tekanan tugas kepolisian sehari-hari.
Kabag SDM Polres Poso, AKP Muliadi, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menerapkan konsep “Well-being Police”, di mana kesejahteraan mental personel menjadi prioritas utama sebelum mereka turun melayani masyarakat.
“Personel polisi sering kali menghadapi situasi tekanan tinggi, konflik sosial, dan risiko keamanan yang dapat berdampak pada kesehatan mental. Melalui mapping dan pemeriksaan psikologi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap anggota Polres Poso dan jajaran berada dalam kondisi mental yang stabil, sehat, dan siap bertugas. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk mencegah burnout dan menjaga profesionalisme pelayanan,” ujar AKP Muliadi, S.H.
Lebih lanjut, AKP Muliadi menjelaskan bahwa hasil dari pemeriksaan ini akan digunakan sebagai dasar evaluasi dan pembinaan karir, serta pemberian intervensi dini jika ditemukan personel yang membutuhkan pendampingan psikologis khusus.
“Kami berterima kasih kepada Tim Psikologi Biro SDM Polda Sulteng yang telah meluangkan waktu untuk datang langsung ke Poso. Hasil mapping ini tidak hanya untuk kepentingan administrasi, tetapi lebih dari itu, untuk kebaikan personel itu sendiri dan keluarganya. Kami juga bangga karena Polres Poso terus berinovasi dalam pengelolaan SDM, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan kondusif,” tambahnya.
Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Seluruh peserta mengikuti instruksi tim penguji dengan baik, menunjukkan disiplin dan kesadaran tinggi akan pentingnya kesehatan mental dalam profesi abdi negara.
Menyikapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Kabag SDM Polres Poso, AKP Muliadi, S.H., memberikan pernyataan singkat mengenai dampak positif program ini bagi organisasi.
“Kesehatan mental adalah fondasi dari kinerja yang optimal. Dengan adanya mapping psikologi ini, Polres Poso memiliki data akurat mengenai profil psikologis personelnya. Hal ini memungkinkan kami untuk menempatkan personel di posisi yang paling sesuai dengan karakter dan ketahanan mental mereka, sehingga efisiensi kerja meningkat dan potensi kesalahan akibat faktor human error dapat diminimalisir,” tegas AKP Muliadi, S.H.
Ia juga mengajak seluruh personel untuk tidak memandang remeh pemeriksaan psikologi.
“Saya mengimbau kepada seluruh rekan-rekan sejawat di Polres Poso dan Polsek Jajaran untuk mengikuti kegiatan ini dengan terbuka dan jujur. Tidak ada stigma negatif dalam memeriksa kesehatan mental. Justru, dengan mengetahui kondisi diri sendiri, kita bisa lebih bijak dalam mengelola emosi dan stres. Mari kita wujudkan Polres Poso yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tangguh secara mental,” pungkasnya.
