
Nagreg, — JURNALPOLRI – Kapolsek Nagreg Polresta Bandung Kompol Rizal Adam Al Hasan A.S., S.Pd., M.M. menghadiri kegiatan Sosialisasi Tanggap Bencana yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Patra Niaga bersama BPBD Kabupaten Bandung dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, di wilayah Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di RM Ampera, Jalan Raya Nagreg KM 35, Kampung Andir RW 007, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, dan diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari unsur instansi terkait, aparatur desa, serta perwakilan masyarakat sekitar.
Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Sr. Spv HSSE & Fleet Safety Pertamina Patra Niaga Angga Eka Wahyu Ramadhan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung Diki Sudrajat, S.T., M.Si., Penata Bencana Ahli Pertama Felix P. Teja, S.Psi., perwakilan BBWS Citarum Asep Rochiman dan Thoriq, Kapolsek Nagreg Kompol Rizal Adam Al Hasan, Kanit Samapta AKP Ade Suherman, PS. Kanit Propam Aiptu Bayu Meilany, Babinsa Citaman Serka Permono, Bhabinkamtibmas Desa Citaman Aipda Diden B. Robian, S.H., aparatur Desa Citaman, serta warga masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, materi pertama disampaikan oleh BPBD mengenai risiko bencana di Kecamatan Nagreg, mitigasi bencana, serta pembentukan desa tangguh bencana dan kajian risiko bencana berbasis desa.
Selanjutnya materi kedua disampaikan oleh BBWS Citarum terkait pengelolaan sumber daya air, pengendalian banjir dan konservasi sungai, serta pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai.
Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara peserta dengan narasumber, serta simulasi tanggap bencana dan evakuasi.
Terkait hal tersebut, Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Nagreg Kompol Rizal Adam Al Hasan mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini sangat penting sebagai bentuk edukasi dan peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana.
“Wilayah Nagreg memiliki potensi kerawanan bencana seperti longsor, banjir, gempa bumi, maupun potensi gangguan lain. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memahami langkah pencegahan dan penanganan darurat secara cepat dan tepat,” ujar Kapolsek Nagreg.
Sementara itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya warga Desa Citaman, mengenai potensi bahaya kebocoran saluran pipa Pertamina yang melintas di wilayah tersebut.
Rencananya, simulasi tanggap bencana dan penanganan kebocoran saluran pipa Pertamina akan kembali dilaksanakan pada Rabu, 6 Mei 2026, di area jalur pipa Pertamina Kampung Andir RW 007, Desa Citaman, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
( San )
