
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Lampu-lampu Pendopo Kabupaten Kuningan malam ini (12/7/2026) bersinar lebih terang dari biasanya. Bukan karena lampu hias, melainkan karena sorot mata bangga ribuan warga yang memadati area tersebut untuk menyambut kepulangan para pahlawan mereka: Skuad PESIK Kuningan.
Suasana haru bercampur euforia menyelimuti acara penyambutan tim berjuluk Laskar Kuda Ciremai itu. Mereka pulang bukan dengan tangan kosong, melainkan membawa gelar prestisius sebagai Runner Up Liga 4 Piala Presiden 2026 sekaligus tiket emas promosi ke Liga 3 Nusantara. Sebuah pencapaian yang membuat dada setiap warga Kuningan terasa sesak oleh rasa bangga.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya. Bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekda U Kusmana, jajaran DPRD, KONI, PSSI ASKAB, hingga tokoh masyarakat, ia berdiri menyambut para pemain layaknya keluarga yang kembali dari perang.
“Atas nama pribadi, Pemkab, dan seluruh rakyat Kuningan, saya ucapkan selamat dan terima kasih! Prestasi ini bukan sekadar posisi runner up, tapi bukti nyata bahwa sepak bola Kuningan punya kualitas, mental juara, dan nyali untuk bersaing di level nasional,” ujar Bupati Dian dengan suara lantang, disambut tepuk tangan meriah.
Bagi Bupati Dian, yang juga pernah menjabat Manager PESIK, momen ini adalah validasi atas kerja keras bertahun-tahun. Ia menekankan bahwa lolos ke Liga 3 adalah buah dari disiplin, kekompakan, dan pengorbanan yang tak ternilai.
“Jangan cepat puas! Jadikan ini bahan bakar. Kita targetkan PESIK terus naik kelas, bersaing kompetitif di Liga 3, dan suatu saat nanti menembus Liga 2!” tegasnya, memicu semangat baru bagi seluruh elemen tim.
Daftar Nama Para Pejuang Kuda Ciremai
Malam itu, nama-nama pahlawan PESIK disebut satu per satu, seolah menjadi mantra kebanggaan:
- Penjaga Gawang: Muhammad Rafi Junaedi & M. Riyanto Pratama.
- Benteng Pertahanan: Mohamad Arozi, Dimas Dinanda, Mohammad Rafly Achyar, Farhan Habibi, M. Raihan, Muhammad Farriziano Habibie, Deogo Andrian Leste, Wildansyah, Yulianus Salla, dan Isma Bayu.
- Jantung Permainan (Midfield): Mahadirga Maranando Lasut, Rholy Hizkia Gogali, Muhammad Reza Pamungkas, Mohamad Revanza Abdul Karim, Gian Farhan Frasetyo, dan Gevil Aprino Hendri.
- Ujung Tombak (Forward): Rijalul Akram, Ardiansyah, Muhamad Raihan, Puja Ajirumba, dan Rafli Luckyansah.
Sebagai bentuk apresiasi nyata, Pemkab Kuningan bersama salah satu pengusaha lokal menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para pemain. Namun, hadiah terbesar malam itu bukanlah materi, melainkan pelukan hangat, air mata kebahagiaan, dan sorak-sorai warga yang mencintai klub mereka.
Prestasi PESIK kali ini telah melampaui batas lapangan hijau. Ia menjadi perekat sosial, inspirasi bagi generasi muda, dan bukti bahwa ketika Kuningan bersatu, tidak ada target yang mustahil dicapai.
Sugi
