
JURNALPOLRI.COM – KARANGNUNGGAL, TASIKMALAYA – Bursa bakal calon Kepala Desa Karangnunggal, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya mulai menghangat. Satu nama yang kini mulai muncul diperbincangkan warga adalah Dede Suparman, yang akrab di sapa Dede BKC, selain bakal calon lainnya.
Berbeda dengan figur lain, Dede BKC justru tampil dengan pendekatan yang sangat sederhana, logic, dan membumi.
Pantauan di lapangan, dukungan perlahan mulai mengalir bukan karena mesin politik, melainkan karena kedekatan personal dan rekam jejaknya yang dikenal apa adanya.
Saat ditemui, Dede BKC menegaskan niatnya maju menjadi bakal Calon Kades bukan karena ambisi kekuasaan semata.
“Saya ingin mencoba dengan serius untuk mengabdi dan menghibahkan tenaga dan fikiran untuk kemajuan Desa Karangnunggal. Saya tidak bisa membangun sendiri, harus bersama-sama masyarakat. Kalau masyarakatnya mau maju bersama saya, InsyaAllah saya siap di depan,” ujar Dede BKC, Sabtu (10/10).
Pernyataan ini dinilai jujur dan tidak dibuat-buat. Di tengah mulai banyaknya calon yang muncul, Dede BKC menekankan konsep kebersamaan dan gotong royong sebagai kunci pembangunan desa.
Salah satu pernyataan Dede BKC yang paling bisa memikat publik adalah sikapnya dalam memandang kompetisi Pilkades.
“Masalah menang dan tidak, itu hubungannya dengan takdir Allah. Tapi kita wajib berusaha dengan serius. Di sisi lain, saya melihat masyarakat memang membutuhkan mungkin sosok seperti saya,” tegasnya.
Logika ini dinilai dewasa dan menenangkan warga. Pilkades tidak lagi dilihat sebagai ajang permusuhan, melainkan sebagai ikhtiar bersama untuk mencari pelayan terbaik bagi desa.
Isu yang paling sensitif dalam setiap Pilkades adalah persaingan tidak sehat. Money politik, fitnah, dan adu domba seringkali menjadi bumbu yang merusak persaudaraan.
Di poin inilah ketegasan Dede BKC mendapat apresiasi.
“Pada waktu berkompetisi tentunya kita akan bersaing sehat. Saya tahu, dalam ruang politik itu cenderung bersaing kotor dalam tanda kutip, dalam arti demi kemenangan cara apapun ditempuh. Itu yang tidak ada dalam benak saya,” tandasnya.
Komitmen untuk menolak segala bentuk cara kotor demi kemenangan ini menjadi pembeda utama. Sementara mungkin Warga bisa menilai, Dede BKC menawarkan politik yang elegan dan bermartabat.
Dengan modal kesederhanaan, niat tulus mengabdi, dan komitmen untuk menjaga persatuan, tak heran jika nama Dede Suparman (Dede BKC) kini menjadi harapan dan warna baru bagi sebagian besar masyarakat Desa Karangnunggal yang merindukan perubahan yang logic dan merakyat.
Pewarta : (Tim Redaksi MJP)
