
Cileunyi – Untuk memastikan harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terkendali dan mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasaran, Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, kembali melakukan monitoring perkembangan harga bahan pokok penting (kepokmas) di wilayah hukumnya.
Kegiatan tersebut dilakukan dengan menerjunkan personel berpakaian preman dari Unit Intelkam Polsek Cileunyi, Bripka Arie Akhirudin, yang melaksanakan pengecekan secara langsung ke sejumlah pedagang di Pasar Sehat Cileunyi, Kampung Andir RW 16, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Senin (13/7/2026)
Monitoring dilakukan dengan mendatangi satu per satu pedagang untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai perkembangan harga berbagai komoditas kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, daging ayam, hingga kebutuhan pokok lainnya yang menjadi konsumsi masyarakat setiap hari.
Selain mencatat perkembangan harga, Bripka Arie Akhirudin juga berdialog dengan para pedagang guna mengetahui kondisi distribusi barang, tingkat ketersediaan stok, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam proses penjualan. Pendekatan dialogis tersebut dilakukan agar informasi yang diperoleh lebih akurat sekaligus mempererat komunikasi antara kepolisian dan para pelaku usaha.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, harga berbagai kebutuhan pokok di Pasar Sehat Cileunyi masih terpantau relatif stabil. Memang terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, namun kenaikan maupun penurunannya masih berada dalam batas yang wajar dan belum berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.
Selain itu, petugas juga memastikan bahwa stok kebutuhan pokok masih tersedia dalam jumlah yang mencukupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan barang. Kondisi ini menjadi indikator bahwa aktivitas distribusi bahan pokok di wilayah Cileunyi masih berjalan dengan baik.
Kegiatan monitoring harga kepokmas merupakan bagian dari langkah preventif Polsek Cileunyi dalam mendukung stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mengantisipasi adanya praktik penimbunan barang maupun permainan harga yang dapat merugikan konsumen.
Polsek Cileunyi juga mengimbau para pedagang agar tetap menjual barang sesuai ketentuan yang berlaku serta menjaga kejujuran dalam bertransaksi. Apabila ditemukan indikasi penimbunan, distribusi yang tidak wajar, maupun praktik yang merugikan masyarakat, kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan langkah-langkah sesuai peraturan yang berlaku.
Secara terpisah, Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K. menyampaikan bahwa monitoring harga bahan pokok merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan jajaran Polsek Cileunyi sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kehadiran personel di tengah aktivitas perdagangan tidak hanya bertujuan memantau perkembangan harga, tetapi juga memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan pasar agar masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman.
“Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah hukum Polsek Cileunyi. Alhamdulillah, dari hasil pengecekan saat ini harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan yang signifikan. Kami berharap kondisi ini dapat terus terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan tenang. Kepolisian juga akan terus bersinergi dengan seluruh pihak untuk menjaga stabilitas pasokan, harga, serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” pungkas Kapolsek Cileunyi.
