BANDUNG– Stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Jawa Barat membutuhkan orkestrasi yang solid dari berbagai elemen strategis. Menyadari hal tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., melakukan langkah strategis dengan bersilaturahmi langsung ke Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Buky, di Gedung DPRD Jabar, Senin (2/11/2026).
Tak sendiri, Kapolda didampingi oleh Wakapolda Jabar dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jabar. Pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif ini tidak sekadar basa-basi protokol, melainkan sebuah dialog strategis. Keduanya membedah peta dinamika sosial kemasyarakatan, situasi Kamtibmas, hingga merumuskan kolaborasi nyata antar pemangku kepentingan di wilayah Jawa Barat.
Sinergitas Polisi dan Legislatif: Satu Suara Jaga Kamtibmas
Dalam pertemuan tersebut, Irjen Pol. Hengki menekankan bahwa Polri tidak bisa bekerja dalam ruang hampa. Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat yang dinamis, menurutnya, membutuhkan dukungan, pengawasan, dan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk unsur pemerintahan dan lembaga legislatif.
Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan antara Polda Jabar dan DPRD Provinsi menjadi harga mati. Hal ini penting untuk memastikan setiap pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antara institusi penegak hukum dan wakil rakyat di parlemen dinilai sebagai elemen krusial dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Fondasi Kokoh untuk Pembangunan Daerah
Lebih jauh, pertemuan ini menjadi momentum untuk mengukuhkan komitmen bersama. Polda Jabar berharap, solidnya hubungan kelembagaan dengan DPRD Provinsi Jawa Barat akan bermuara pada satu tujuan akhir: pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, serta pelayanan dan perlindungan masyarakat yang lebih efektif.
“Sinergitas yang terjalin ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarlembaga, tetapi juga menjadi fondasi bersama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Ketika Jawa Barat aman dan damai, roda pembangunan dapat berjalan lebih lancar dan mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” demikian spirit yang dibangun dalam dialog tersebut.
Mengakhiri kunjungan, Kapolda Jabar kembali menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan. Bagi Polda Jabar, menjaga Jawa Barat tetap aman dan kondusif bukanlah tugas tunggal, melainkan tanggung jawab kolektif yang harus dirawat bersama.
(Sugi MJP / Bid Humas Polda Jabar)
