
Ibun – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran Polsek Ibun terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Pekat Lodaya 2026 dengan menyasar berbagai potensi penyakit masyarakat di wilayah hukumnya, Sabtu (27/6/2026).
Operasi yang dimulai sejak pukul 09.30 WIB tersebut melibatkan personel gabungan piket fungsi dan dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas). Sasaran operasi meliputi aksi premanisme, pungutan liar (pungli), kejahatan jalanan, hingga peredaran minuman keras dan obat-obatan terbatas tanpa izin.
Dalam kegiatan tersebut, petugas menyisir sejumlah titik yang dianggap rawan sekaligus melakukan pemeriksaan terhadap warga dan beberapa kios yang berpotensi menjual minuman beralkohol maupun obat-obatan tanpa izin. Selain pemeriksaan, petugas juga melakukan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi dan pembinaan kepada masyarakat.
Hasil operasi menunjukkan situasi yang menggembirakan. Petugas tidak menemukan adanya peredaran minuman keras beralkohol, alkohol 100 persen tanpa izin maupun obat-obatan terbatas yang melanggar aturan. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa upaya pencegahan yang selama ini dilakukan Polsek Ibun bersama masyarakat mulai menunjukkan hasil positif.
Meski demikian, kepolisian tetap melakukan pendataan dan pembinaan terhadap warga yang terjaring dalam operasi sebagai langkah antisipatif agar tidak mengulangi perbuatan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Para pemilik kios dan toko obat juga diingatkan untuk lebih selektif dalam menjual produk yang berpotensi disalahgunakan serta selalu mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S H, S.I.K, M.H CPHR melalui Kapolsek Ibun, IPTU Deny Fourtjahjanto, S.H., menegaskan bahwa Operasi Pekat Lodaya bukan sekadar kegiatan penindakan, tetapi juga menjadi sarana membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari penyakit masyarakat.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Melalui Operasi Pekat Lodaya 2026 ini kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menolak premanisme, pungli, peredaran miras, maupun penyalahgunaan obat-obatan yang dapat merusak ketertiban umum,” ungkapnya.
Dengan situasi yang tetap aman dan kondusif selama operasi berlangsung, Polsek Ibun memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif guna memberikan rasa aman serta mewujudkan wilayah hukum Polsek Ibun yang tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. Tandasnya
(Humas Polsek Ibun)
