POSO – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat serta menjaga kerukunan umat beragama, Kapolsek Pamona Timur, IPTU Risman, S.H., bersama personelnya menghadiri kegiatan ibadah “Minggu Kasih” di Gedung Gereja GPDI Semirna, Desa Didiri, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (18/10/2026) dihadiri oleh sekitar 25 orang jemaat, pendeta, serta pengurus gereja setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Pamona Timur menyampaikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para jemaat. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi antarumat beragama, mempererat persaudaraan, dan menciptakan suasana damai di wilayah Pamona Timur. Selain itu, Kapolsek juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian, penyalahgunaan narkoba, dan minuman keras. Forum ini juga dibuka sebagai ruang komunikasi dua arah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau informasi terkait situasi keamanan di lingkungan mereka.
Menanggapi antusiasme jemaat dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Pamona Timur, IPTU Risman, S.H., menyatakan bahwa kehadiran polisi di tempat ibadah merupakan wujud nyata dari program “Polisi Bersama Masyarakat” untuk mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
“Kami sangat mengapresiasi undangan dari Gereja GPDI Semirna. Melalui momen ‘Minggu Kasih’ ini, kami tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga menyerap masukan berharga dari masyarakat. Salah satu concern utama yang disampaikan jemaat adalah maraknya aksi pencurian ternak di Desa Didiri serta permintaan agar penyuluhan bahaya narkoba lebih intensif dilakukan, khususnya bagi generasi muda. Masukan ini akan segera kami tindaklanjuti dengan meningkatkan patroli preventif dan koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat,” ujar IPTU Risman.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan komitmen Polsek Pamona Timur untuk menjaga kondusifitas wilayah melalui pendekatan humanis.
“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab polisi, melainkan hasil kolaborasi semua elemen masyarakat. Kami mengajak seluruh jemaat dan warga Desa Didiri untuk saling mengingatkan dan melaporkan jika ada aktivitas mencurigakan. Dengan menjaga kerukunan dan meningkatkan kewaspadaan bersama, kita dapat memutus mata rantai kejahatan seperti pencurian dan peredaran narkoba. Polisi hadir untuk melayani, melindungi, dan menjadi sahabat bagi seluruh masyarakat Pamona Timur,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat, aman, dan lancar . Para jemaat menyambut positif kehadiran Kapolsek dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk semakin mendekatkan diri antara aparat keamanan dengan warga.
