
Bandung – JURNALPOLRI – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Rancaekek Polresta Bandung terus mengoptimalkan Patroli Perintis Presisi dengan melaksanakan sosialisasi Maklumat Kapolda Jawa Barat tentang pemberantasan geng motor kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Rancaekek, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif Polri untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya aksi geng motor yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Personel Polsek Rancaekek memberikan edukasi secara langsung kepada warga agar bersama-sama menolak segala bentuk aktivitas geng motor serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya indikasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Selain menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, petugas juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan komunikasi dengan aparat kepolisian, serta turut berpartisipasi dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya, S.H., M.H. menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah berkembangnya aksi geng motor di lingkungan.
“Melalui Patroli Perintis Presisi dan sosialisasi ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa pemberantasan geng motor membutuhkan sinergi antara Polri dan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga untuk tidak ragu memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” ujar Kompol Deny Sunjaya.
Polsek Rancaekek menegaskan akan terus mengintensifkan patroli preventif dan kegiatan edukasi kepada masyarakat sebagai implementasi Maklumat Kapolda Jawa Barat, sehingga wilayah hukum Polsek Rancaekek tetap aman, tertib, dan terbebas dari aksi geng motor yang meresahkan masyarakat, pungkasnya.
Editor : San
