
RANCAEKEK – Jurnalpolri – Warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir Sungai Citarik, tepatnya di Kampung Sudimampir RT 01/06 Desa Bojongsalam, pada Sabtu (18/04/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak menuju sawah. Saat melintas di lokasi, saksi melihat sesosok bayi tanpa busana dalam kondisi mengapung di pinggir sungai, kemudian segera memberitahukan kepada warga lainnya untuk memastikan temuan tersebut.
Setelah dipastikan, warga bersama saksi lainnya mengevakuasi bayi tersebut dari aliran sungai. Saat diangkat ke daratan, diketahui bayi masih dalam kondisi terbelit ari-ari dan telah meninggal dunia. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak ketua lingkungan setempat dan diteruskan ke Polsek Rancaekek.

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Rancaekek bersama tim INAFIS Polresta Bandung langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Jenazah bayi selanjutnya dibawa ke RS Hasan Sadikin Bandung untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim INAFIS, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi. Dugaan sementara, bayi tersebut meninggal dunia setelah dilahirkan dan kemudian dibuang ke aliran sungai.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek Kompol Deny Sunjaya S.H., M.H. menyampaikan bahwa pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian terpantau kondusif dan pihak kepolisian terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap fakta sebenarnya, pungkasnya.
( Saan )
