PALU – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Nasri, melakukan rotasi dan mutasi terhadap 229 personel di lingkungan Polda Sulawesi Tengah. Mutasi tersebut meliputi perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), hingga bintara sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan sumber daya manusia di jajaran kepolisian.Salah satu fokus utama dalam mutasi kali ini adalah pengisian personel di Polres Banggai Laut yang baru dibentuk. Sebanyak 116 personel ditempatkan untuk memperkuat operasional dan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres Banggai Laut. Selain itu, mutasi juga dilakukan dalam rangka pengukuhan pejabat di lingkungan Polresta Banggai.Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Achmad Muhaimin, menjelaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, sekaligus menjawab kebutuhan personel pada satuan kerja yang memerlukan penguatan.”Benar, sebanyak 229 personel jajaran Polda Sulawesi Tengah dirotasi. Mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai penyegaran organisasi sekaligus pengisian personel di Polres Banggai Laut dan pengukuhan personel Polresta Banggai,” ujar Kombes Pol. Achmad Muhaimin dalam keterangan resminya.Ia menambahkan, mutasi tersebut juga mencakup penempatan personel yang telah menyelesaikan pendidikan pengembangan, seperti Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen), Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (Sespimma), serta Sekolah Inspektur Polisi (SIP).Dengan penempatan personel baru, diharapkan Polres Banggai Laut dapat segera menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta pelayanan kepada masyarakat secara optimal. Kehadiran personel yang memadai juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelayanan kepolisian di kabupaten yang baru memiliki Polres tersebut.Rotasi ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme, memperkuat organisasi, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.
