POSO – Kepolisian Sektor (Polsek) Pamona Utara menunjukkan respons cepat dan kepedulian tinggi terhadap bencana alam yang melanda wilayah binaannya. Pada Sabtu malam (31/10/2026) Kapolsek Pamona Utara, AKP Risdiyanto, bersama personelnya segera bergerak menuju Desa Dulumai, Kecamatan Pamona Puselemba, setelah menerima laporan adanya kerusakan pada bangunan Baruga Desa akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi lebih awal pada pukul 16.30 WITA.
Berdasarkan hasil peninjauan di lokasi koordinat -1.916584, 120.666625, ditemukan bahwa atap seng dan sebagian konstruksi kayu Baruga Desa mengalami kerusakan dengan tingkat estimasi mencapai 40 persen. Perkiraan kerugian materiil sementara tercatat sebesar Rp10.000.000,-. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian berdurasi singkat (sekitar 5 menit) tersebut. Kapolsek langsung berkoordinasi dengan Camat Pamona Puselemba, Ir. Jhony K. Bunga, untuk memastikan bahwa laporan telah diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso guna mendapatkan bantuan perbaikan. Kehadiran polisi di tengah warga pasca-bencana ini berhasil menenangkan masyarakat dan mempercepat proses pendataan kerusakan.
Menyikapi ketanggapan aparat kepolisian ini, Kepala Desa Dulumai beserta seluruh warga masyarakat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dalam pernyataannya, Pemerintah Desa Dulumai menyatakan:
“Kami atas nama Pemerintah Desa Dulumai dan seluruh warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolsek Pamona Utara, AKP Risdiyanto, dan jajarannya. Respons cepat Bapak Kapolsek yang langsung turun ke lokasi malam itu juga sangat membantu kami dalam melakukan assessment awal kerusakan. Kehadiran polisi tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga rasa peduli bahwa kami tidak sendirian menghadapi musibah ini. Sinergi seperti inilah yang kami butuhkan untuk membangun desa yang tangguh,” ujar perwakilan Pemdes Dulumai.
Sementara itu, Kapolsek Pamona Utara, AKP Risdiyanto, menegaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat mencakup pula respons terhadap dampak bencana alam.
“Tugas polisi bukan hanya menangani kejahatan, tetapi juga hadir saat masyarakat membutuhkan, termasuk dalam situasi bencana alam. Kami datang untuk memastikan tidak ada korban jiwa, mendata kerusakan, dan memfasilitasi koordinasi dengan instansi terkait seperti BPBD dan Camat. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat bangunan yang rusak agar menghindari area tersebut demi keselamatan. Polsek Pamona Utara akan terus memantau perkembangan situasi dan siap membantu kapan pun dibutuhkan,” ujar AKP Risdiyanto.
Kegiatan peninjauan berakhir dengan situasi yang kondusif, serta terjalinnya komunikasi yang erat antara Polsek Pamona Utara, Pemerintah Kecamatan, dan Pemerintah Desa Dulumai untuk percepatan pemulihan fasilitas umum tersebut.
Yulius Kapita
