MAJALENGKA – Di balik pintu Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Majalengka, tidak ada kesan kaku atau birokratis yang berbelit. Sebaliknya, warga disambut dengan keramahan, kejelasan informasi, dan solusi cepat. Ini adalah wajah baru pelayanan publik Polri yang mengedepankan prinsip Humanis, Profesional, Modern, Terpercaya, dan Transparan.
Bukti nyata dari komitmen tersebut terlihat pada Selasa (15/9/2026), ketika Aiptu Amar Ahmad Marzuki, anggota SPKT Polres Majalengka, dengan sabar dan telaten membantu Hetin Nursiam, seorang warga Dusun Kubangsari, RT 003 RW 007, Kecamatan Leuwimunding. Hetin datang dengan kekhawatiran karena Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya hilang.
Alih-alih membingungkan pelapor dengan istilah-istilah hukum yang rumit, Aiptu Amar memilih pendekatan yang lembut dan edukatif. Ia menjelaskan langkah demi langkah persyaratan administrasi kehilangan STNK dengan bahasa yang mudah dimengerti. Penjelasan yang jelas dan sikap yang ramah membuat Hetin merasa tenang dan paham sepenuhnya mengenai prosedur yang harus ditempuh.
“Kami berupaya memberikan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga mudah dipahami. Tujuannya agar masyarakat tidak merasa bingung atau terbebani saat mengurus administrasi. Kami hadir untuk memudahkan, bukan mempersulit,” ujar Aiptu Amar dengan tulus.
Bagi Kapolres Majalengka, AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., momen kecil seperti ini adalah cerminan besar dari kehadiran Polri di tengah masyarakat. Beliau menegaskan bahwa garda terdepan pelayanan harus mampu menjadi wajah yang menyenangkan bagi publik.
“Pelayanan publik adalah bentuk nyata pengabdian kami. Setiap personel di lini depan wajib bersikap humanis, profesional, dan transparan. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas dan perlakuan yang adil sesuai ketentuan. Jangan ragu bertanya, jangan ragu melapor, karena kami di sini untuk membantu,” tegas Kapolres.
Kapolres Aldy menambahkan bahwa Polres Majalengka akan terus mendorong seluruh jajarannya untuk meningkatkan kualitas layanan. Targetnya sederhana namun mulia: membuat setiap warga yang datang ke kantor polisi pulang dengan rasa aman, nyaman, dan terbantu.
Dengan dedikasi seperti yang ditunjukkan oleh Aiptu Amar, Polres Majalengka terus membangun kepercayaan publik. Mereka membuktikan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga pelayan masyarakat yang siap sedia mendengarkan dan menyelesaikan masalah warga dengan hati.
(Sugi MJP)
