KUNINGAN – Kabar lega datang dari kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat membayangi wilayah Kabupaten Kuningan akhirnya berhasil dituntaskan. Keberhasilan ini tak lepas dari aksi tanggap dan soliditas antarwilayah, di mana Polres Majalengka turun langsung membantu Polres Kuningan menembus medan ekstrem demi memadamkan si jago merah.
Merespons instruksi langsung Kapolda Jawa Barat, Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, tidak membuang waktu. Ia segera mengerahkan 30 personel terbaiknya untuk memperkuat ratusan petugas gabungan di lapangan. Tak main-main, para personel ini harus menyusuri kontur medan terjal dan vegetasi kering di kawasan konservasi untuk mencapai titik api.
Kapolres Majalengka, AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, menegaskan bahwa pengerahan personel ini akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar kondusif.
“Alhamdulillah, sudah selesai. Kita terjunkan personel sekitar 30 anggota. Kita bantu backup Polres Kuningan atas perintah Polda Jabar. Alhamdulillah, bisa padam,” ujar AKBP Aldy, Sabtu (24/10/2026).
Soliditas Pimpinan di Garis Depan
Aksi heroik di Gunung Ciremai ini juga ditandai dengan kehadiran langsung para perwira Polres Majalengka. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) turut mendampingi dan memotivasi personel di lapangan, di antaranya Wakapolres Majalengka, Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya, Kasat Intelkam AKP Asep Hendra, Kasat Reskrim AKP Udiyanto, hingga Kasat Resnarkoba AKP Ecep Karniman.
Kehadiran jajaran pimpinan ini menjadi bukti nyata soliditas kepolisian dalam menangani situasi darurat, memberikan suntikan moral bagi petugas yang berjuang di tengah kesulitan akses dan cuaca.
Tuntas di Titik Terakhir
Di lokasi kejadian, Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama, turut memimpin langsung upaya pemadaman di titik krusial. Ia memastikan keselamatan personel menjadi prioritas utama di sela-sela upaya memadamkan api terakhir.
“Lokasi ini terakhir yang terbakar, dan alhamdulillah sudah berhasil dipadamkan,” tegas AKBP Bellen di sela peninjauan area terdampak.
Kolaborasi Masif 742 Personel
Kesuksesan memadamkan api di TNGC ini merupakan hasil dari kolaborasi masif yang melibatkan sedikitnya 742 personel gabungan. Unsur TNI, Polri, BPBD, Polisi Hutan, Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) bahu-membahu mengatasi kendala alam.
Berkat sinergi lintas instansi dan bantuan dari Polres Majalengka, kawasan TNGC kini dinyatakan aman dan kembali hijau, terhindar dari kerusakan ekosistem yang lebih luas.
(Sugi MJP)
