
Jurnal Polri.My.Id.Majalengka. — Mencegah potensi bencana banjir dan tumpukan sampah jelang musim penghujan, Kepolisian Resor (Polres) Majalengka menggelar aksi gotong royong pembersihan aliran Sungai Cisanggarung di sekitar Jembatan Ciputis, Blok Anjun, Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Kegiatan bakti lingkungan yang dimulai sejak Kamis (8/10/2026) pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., dengan didampingi Wakapolres Majalengka Kompol Ngadiman, S.Kom., M.M., Kabag Ops Kompol Iwan Setiawan, S.H., serta Kabag Log Kompol Endoy Sahru Ramdan, S.Sos., M.H.

Aksi tanggap lingkungan ini melibatkan sebanyak 84 personel gabungan Polres Majalengka dan Polsek.
Tak kurang dari 70 elemen masyarakat dan instansi lintas sektor turut bahu-membahu dalam aksi sosial tersebut, mulai dari Camat Kadipaten Johansyah, S.E., Danramil 1717/Kadipaten Kapten Inf Aan Samian, UPT Puskesmas Kadipaten, Kepala Desa Kadipaten Robi Wahyudi beserta perangkat desa, para Ketua RT/RW, hingga warga masyarakat sekitar.
Dalam penanganan tumpukan sampah plastik, limbah domestik, serta bongkahan kayu kering yang mengendap di bawah Jembatan Ciputis, tim gabungan tidak hanya menggunakan peralatan manual seperti cangkul, pengki, dan karung plastik.

Untuk mempercepat evakuasi material penyumbat sungai yang berukuran besar, Polres Majalengka mengerahkan 1 unit alat berat ekskavator (beko) serta 6 unit kendaraan dump truck untuk mengangkut seluruh sampah langsung menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Heuleut.
“Aksi bersih-bersih aliran Sungai Cisanggarung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama Pemkab, TNI, dan masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Tumpukan sampah dan bongkahan kayu yang menyumbat di bawah Jembatan Ciputis kita evakuasi agar aliran air kembali lancar dan tidak memicu luapan banjir ke pemukiman,” ujar Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, Jumat (9/10/2026).

“Kami mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran sungai, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP M Aldy Sulaiman.(Dany.Sugeng).
