
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Universitas Kuningan (Uniku) kembali menorehkan tinta emas dalam dunia pendidikan tinggi. Melalui momentum Hackathon Digdaya x PIDI 2026, Rektor Uniku menegaskan bahwa para mahasiswa kampus ini telah membuktikan kemampuan mereka untuk bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga mampu unjuk gigi di arena nasional maupun internasional.
Prestasi mahasiswa dalam ajang kompetisi teknologi tersebut bukanlah kejadian yang berdiri sendiri. Hal itu merupakan cerminan dari penguatan kualitas pendidikan yang secara konsisten dilakukan oleh institusi. Sejumlah capaian strategis berhasil diraih Uniku, mulai dari penerimaan hibah Program Bantuan Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas di Perguruan Tinggi, hingga pembukaan Program Studi Pendidikan Dasar jenjang Magister yang menjawab kebutuhan guru berkualitas di masa depan.
Jejaring Kewirausahaan dan Mutu Akademik
Di bidang kewirausahaan, Uniku mencatatkan sejarah membanggakan. Inkubator Bisnis Kewirausahaan Uniku berhasil meraih predikat A dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Sebuah pencapaian prestisius yang, menurut pihak kampus, hanya diraih oleh 17 perguruan tinggi terbaik di seluruh Indonesia.
Tidak kalah membanggakan, dari sisi mutu akademik, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris jenjang Sarjana sukses mempertahankan dan meraih predikat Akreditasi Unggul. Ini menjadi bukti komitmen Uniku dalam menjaga standar pembelajaran yang berkualitas tinggi.
Membuka Jendela Dunia
Uniku juga gencar memperluas wawasan global mahasiswanya. Rektor menyebutkan bahwa program internasionalisasi adalah kunci untuk membekali lulusan dengan kompetensi setara standar dunia.
Buktinya, sebanyak enam mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) telah menyelesaikan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) internasional di Thailand. Sementara itu, lebih dari 30 mahasiswa dari FKIP, Fakultas Ilmu Komputer, serta Fakultas Kehutanan dan Lingkungan telah mengikuti program magang internasional di Jepang dan Taiwan.
“Program internasionalisasi ini kami hadirkan sebagai wujud komitmen Universitas Kuningan untuk membuka wawasan global mahasiswa tentang dunia kerja, sekaligus membekali mereka dengan pengalaman, kompetensi, dan daya saing yang setara dengan standar internasional,” ujar Rektor.
Apresiasi bagi Lulusan Terbaik
Dalam acara wisuda yang berlangsung meriah, Uniku juga memberikan apresiasi khusus kepada para lulusan dengan capaian akademik fenomenal. Nila Alifah tercatat sebagai lulusan Magister dengan IPK sempurna 4,00, sementara Afiva Dwi Putri menjadi yang terbaik di jenjang Sarjana dengan IPK 3,97.
Suasana semakin haru dan bahagia dengan adanya penghargaan bagi lulusan termuda, tertua, serta mereka yang menyelesaikan studi dalam waktu tercepat. Keunikan lain terjadi ketika tiga wisudawan secara kebetulan merayakan ulang tahun mereka tepat pada hari wisuda, menambah kesan spesial dalam momen perpisahan akademis tersebut.
Rangkaian capaian ini mengirimkan pesan kuat: keberhasilan sebuah perguruan tinggi tidak lagi sekadar diukur dari kuantitas lulusan, tetapi dari kualitas, inovasi, dan kesiapan mental para alumni untuk menghadapi tantangan kehidupan pasca-kampus. Uniku tampaknya telah siap mengantarkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara global.
(Sugi MJP)
