
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Di tengah kemeriahan peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan, ada sebuah momen sederhana namun sarat makna yang menunjukkan betapa dekatnya pemerintah dengan rakyatnya. Bukan sekadar seremonial pejabat, melainkan aksi nyata berupa khitanan massal yang digelar untuk meringankan beban masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan, di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., dan Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., tidak pernah lelah memperhatikan kesejahteraan dan kemakmuran warganya.
Pemerintah Tidak Bisa Bekerja Sendiri
Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan pesan filosofis yang menyentuh hati. Ia menekankan bahwa pembangunan dan kemakmuran daerah bukanlah tugas tunggal pemerintah, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Ngawangun téh teu tiasa dilaksanakeun ku pamaréntah nyalira, tapi ku sadayana. Hayu urang silih gotong-royong, silih dorong, silih bantu, silih memberikan manfaat,” ujar Bupati Dian dengan logat Sunda yang akrab, mengajak seluruh hadirin untuk saling bahu-membahu.
Pernyataan ini menegaskan visi Bupati Dian bahwa kekuatan terbesar Kuningan terletak pada solidaritas sosial. Ketika pemerintah hadir dengan program, masyarakat harus merespons dengan partisipasi aktif. Sinergi inilah yang akan melahirkan Kuningan yang maju, adil, dan makmur.

Momen Kebahagiaan bagi Anak-Anak Kuningan
Acara kemudian resmi dibuka oleh Bupati Dian dengan pembacaan basmalah, menandai dimulainya proses khitanan bagi puluhan peserta. Dengan didampingi tenaga kesehatan profesional dan relawan medis, para anak menjalani prosedur tersebut dengan tenang dan tertib.
Wajah-wajah ceria terlihat setelah prosesi selesai. Bagi banyak orang tua, kegiatan ini adalah berkah besar yang meringankan biaya pengeluaran rumah tangga, sekaligus menjadi kenangan indah bagi anak-anak mereka dalam merayakan ulang tahun daerah.
Kolaborasi Lintas Sektor
Kehadiran sejumlah tokoh penting dalam acara ini menunjukkan tingginya prioritas terhadap kegiatan sosial tersebut. Turut hadir Wakil Bupati Kuningan, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, perwakilan Forkopimda, jajaran Panitia Hari Jadi Kuningan, Bagian Kesra Setda Kabupaten Kuningan, serta unsur organisasi profesi dan tenaga kesehatan.
Sinergi antara eksekutif, legislatif, organisasi profesi, dan masyarakat sipil dalam acara ini mencerminkan ekosistem pemerintahan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan dasar warga.
Lebih dari Sekadar Ritual, Ini Adalah Ikatan Persaudaraan
Khitanan massal ini bukan sekadar rangkaian acara seremonial HUT ke-528 Kuningan. Lebih dari itu, ia adalah momentum untuk memperkuat kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong.
Melalui kegiatan seperti ini, Kabupaten Kuningan kembali membuktikan identitasnya sebagai daerah yang ramah, religius, dan peduli. Pemerintah hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai fasilitator kebahagiaan rakyatnya.
Semoga semangat saling membantu ini terus terjaga, menjadikan Kuningan bukan hanya tempat tinggal yang nyaman, tetapi juga rumah bersama yang penuh kasih sayang dan kemakmuran bagi seluruh warganya.
(Sugi MJP)

