
JURNAK POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Bupati Kuningan menekankan pentingnya memanfaatkan setiap kesempatan untuk menambah wawasan demi keselamatan generasi penerus bangsa. Dalam sebuah acara sosialisasi kesehatan, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tinggal diam menghadapi ancaman kanker pada anak.
“Waktu kita sangat berharga. Mari manfaatkan momen ini untuk menambah ilmu, karena pengetahuan adalah langkah pertama demi keselamatan anak-anak kita,” ujar Bupati dengan nada serius namun penuh harap.
Dalam sambutannya, Bupati juga menceritakan kisah inspiratif di balik berdirinya Yayasan Anyo Indonesia. Ia menyoroti dedikasi luar biasa para pendiri yayasan tersebut, yang mendedikasikan hidup mereka untuk membantu anak-anak penderita kanker setelah mengalami kehilangan putra tercinta akibat penyakit yang sama.
“Dedikasi mereka mengubah duka menjadi kekuatan untuk menolong sesama. Ini adalah bentuk pengabdian yang luar biasa dan patut kita apresiasi setinggi-tingginya,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa perang melawan kanker anak tidak bisa dipikul sendirian oleh keluarga pasien atau tenaga medis saja. Diperlukan kolaborasi menyeluruh dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, organisasi sosial, kader PKK, hingga warga biasa.
Ia juga menggarisbawahi urgensi deteksi dini. Meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal kanker dinilai krusial agar anak dapat segera memperoleh penanganan medis. Semakin cepat terdiagnosis, semakin besar pula peluang kesembuhan mereka.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan pesan moral yang mendalam:
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita. Edukasi, kepedulian, dan deteksi sedini mungkin adalah kunci agar mereka mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.”
(Sugi MJP)
