Majalengka, 20 Agustus 2026 — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka sekaligus Istri Bupati Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka, Kamis (20/8/2026).
Kunjungan tersebut mengusung agenda utama “Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan melalui Pemberdayaan Perempuan di Lingkungan Lapas Kelas IIB Majalengka.” Dalam kegiatan ini, Hj. Iim Maemunah Suherman didampingi jajaran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Majalengka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan berbagai sarana pembinaan kemandirian dan keterampilan bagi warga binaan. Rombongan mengunjungi area Bimbingan Kerja (Bimker) untuk melihat secara langsung sejumlah kegiatan produktif, di antaranya pembuatan tas rajut, barbershop, tata boga, kerajinan anyaman bambu, serta kegiatan menjahit.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area branggang yang dimanfaatkan untuk pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan. Rombongan juga meninjau Dapur Harmoni Lapas Majalengka yang menjadi fasilitas penyediaan makanan harian bagi seluruh warga binaan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan sanitasi.
Usai meninjau berbagai fasilitas pembinaan, kegiatan dilanjutkan di Aula Lapas Kelas IIB Majalengka. Mewakili Kalapas Majalengka, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Ridwan Lubis, menyampaikan paparan mengenai profil singkat Lapas Majalengka.
Paparan tersebut meliputi gambaran umum lembaga, profil warga binaan, capaian program pembinaan, serta berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan di Lapas Kelas IIB Majalengka.
Dalam sambutannya, Hj. Iim Maemunah Suherman memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tetap bersyukur, memiliki semangat untuk menjalani proses pembinaan, dan tidak kehilangan harapan untuk menatap masa depan.
“Apapun keberadaan kita hari ini, kita patut bersyukur. Karena bagaimanapun keadaannya kita pada hari ini itu adalah ketentuan Gusti Allah dan itu merupakan suatu pembelajaran bagi kita. Makanya saya sangat berharap semua yang ada di sini tidak boleh patah arah, tidak boleh patah semangat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung semakin interaktif saat memasuki sesi sharing session. Pada kesempatan tersebut, warga binaan perempuan diberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi, harapan, serta pengalaman selama menjalani masa pembinaan di Lapas Majalengka.
Sesi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memahami kebutuhan dan potensi warga binaan perempuan, sekaligus membuka ruang untuk mendorong program pemberdayaan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Sebagai penutup rangkaian kunjungan, Hj. Iim Maemunah Suherman memberikan dukungan berupa bingkisan dan peralatan sulam pita kepada warga binaan perempuan. Dalam kesempatan tersebut juga diperkenalkan keterampilan sulam pita yang diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif keterampilan produktif bagi warga binaan.
Keterampilan sulam pita tersebut rencananya akan ditindaklanjuti melalui program pelatihan berkelanjutan bagi warga binaan perempuan. Program ini diharapkan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan keterampilan, kemandirian, dan kualitas hidup warga binaan setelah menyelesaikan masa pembinaan dan kembali ke tengah masyarakat.
Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Kabupaten Majalengka bersama DP3AKB menunjukkan komitmen untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan, termasuk bagi perempuan yang sedang menjalani masa pembinaan, agar tetap memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih mandiri dan produktif.
(Enco Santoso – KA BIRO Mjlk)

