
Jurnalpolri.my.id- Simalungun- Sumut
SIMALUNGUN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun terus menunjukkan kepeduliannya dalam menanamkan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, salah satunya melalui kegiatan koordinasi bersama pihak PTPN IV Regional I Kebun Bangun terkait rencana perehapan Taman Lalu Lintas yang berada di Sekolah TK Tunas Bangsa, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 22 Juni 2026, mulai pukul 10.30 WIB hingga selesai.
Kasat Lantas Polres Simalungun IPTU Devi Siringo-ringo, S.H., S.Sos., M.H., melalui laporan kegiatannya menjelaskan bahwa koordinasi ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas kondisi Taman Lalu Lintas di Sekolah TK Tunas Bangsa yang dinilai perlu direhabilitasi guna mendukung proses pembelajaran keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak usia dini.
“Kami melaksanakan kegiatan koordinasi dengan pihak PTPN IV Regional I Kebun Bangun dan pihak Sekolah TK Tunas Bangsa terkait rencana perehapan Taman Lalu Lintas yang ada di sekolah tersebut,” ujar IPTU Devi Siringo-ringo dalam laporannya kepada Dirlantas Polda Sumut dan Kapolres Simalungun.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini melibatkan dua personel Satlantas Polres Simalungun, yakni dirinya selaku Kasat Lantas bersama Ipda Sarman C.H. Sitanggang, S.E., selaku Kanit Kamsel Lantas Polres Simalungun, yang turun langsung menemui pihak sekolah maupun perwakilan manajemen PTPN IV Regional I Kebun Bangun.
“Kami turun langsung ke lokasi untuk berdiskusi bersama Kepala Sekolah TK Tunas Bangsa maupun pihak manajemen PTPN IV Kebun Bangun, guna membahas rencana perbaikan sarana edukasi lalu lintas bagi anak-anak,” ucap Kasat Lantas Polres Simalungun menjelaskan proses pelaksanaan koordinasi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa Taman Lalu Lintas yang berada di lingkungan sekolah tersebut memiliki peran penting sebagai sarana edukatif bagi anak-anak dalam mengenal rambu-rambu dan aturan berlalu lintas sejak dini, sehingga kondisinya perlu terus dijaga dan diperbaharui agar tetap layak digunakan sebagai media pembelajaran.
“Taman Lalu Lintas ini menjadi sarana penting bagi anak-anak untuk mengenal rambu dan aturan lalu lintas sejak usia dini, sehingga perlu terus dijaga kelayakannya,” ungkap IPTU Devi Siringo-ringo menegaskan pentingnya keberadaan fasilitas tersebut.
Dari hasil koordinasi yang dilaksanakan, disampaikan bahwa pihak manajemen PTPN IV Regional I Kebun Bangun menyambut baik dan menyetujui rencana perehapan Taman Lalu Lintas tersebut, serta berkomitmen untuk segera merealisasikan perbaikan dalam waktu dekat.
“Alhamdulillah, pihak Manager PTPN IV Kebun Bangun menyetujui perehapan Taman Lalu Lintas ini dan akan segera mungkin dilaksanakan perbaikannya,” tambah Kasat Lantas Polres Simalungun menyampaikan hasil kesepakatan dari pertemuan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa sinergi antara Kepolisian, pihak perusahaan, dan lembaga pendidikan seperti ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program keselamatan lalu lintas, khususnya bagi generasi muda sejak jenjang pendidikan anak usia dini.
“Kolaborasi seperti ini penting untuk terus dijalin, mengingat edukasi keselamatan berlalu lintas sebaiknya ditanamkan sejak usia dini melalui sarana yang representatif seperti Taman Lalu Lintas,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Taman Lalu Lintas yang layak dan representatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak, sekaligus menanamkan kesadaran berlalu lintas sejak dini agar kelak tumbuh menjadi generasi yang tertib dan disiplin di jalan raya.
Kegiatan koordinasi tersebut berlangsung dalam kondisi cuaca cerah, serta terlaksana dengan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti dari awal hingga akhir pertemuan.
“Kegiatan koordinasi ini berjalan dengan aman dan lancar, didukung dengan kondisi cuaca yang cerah pada saat pelaksanaan,” pungkas IPTU Devi Siringo-ringo mengakhiri laporannya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, Satlantas Polres Simalungun berharap perehapan Taman Lalu Lintas di Sekolah TK Tunas Bangsa dapat segera terealisasi, sehingga dapat terus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi keselamatan berlalu lintas yang layak bagi anak-anak, sekaligus mempererat sinergi antara Kepolisian, perusahaan, dan lembaga pendidikan dalam mendukung terciptanya generasi yang tertib berlalu lintas sejak usia dini di wilayah Kabupaten Simalungun.
(F.wijaya)
