
Ciparay – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Polsek Ciparay Polresta Bandung terus aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan tahun 2026.
Pada Senin 15 Juni 2026, sekitar pukul 09.30 WIB hingga selesai,Kanit Binmas Beserta Anggota, melaksanakan kegiatan pengecekan dan perkembangan tanaman jagung pipil atau jagung hibrida yang berusia 1 bulan 2 Minggu yang ditanam di kelompok tani Madur kencana yang berlokasi di kp Lio Madur RT 04 RW 21, Desa Mekarlaksana Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses berjalan dengan baik. Lahan yang dimanfaatkan memiliki luas kurang lebih 0,56Ha dan menjadi salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan tahun 2026.
Dalam pelaksanaannya, Iptu Asep Sugian Kanit Binmas Polsek ciparay,melakukan pengecekan kondisi tanaman serta memberikan perhatian terhadap pemeliharaan lahan agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Monitoring secara berkala diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Program pemanfaatan lahan Non LBS untuk penanaman jagung hibrida merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketersediaan pangan nasional. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H, S.I.K, M.H CPHR melalui Kapolsek Ciparay Akp Sugiharto’ Rudi Hartono SH.,MH.menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Ciparay Polresta Bandung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya monitoring dan pemeliharaan secara berkelanjutan, diharapkan tanaman jagung hibrida dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal sehingga mampu berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan tahun 2026. Tandasnya
(Humas Polsek ciparay)
