
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan tahun ini diwarnai dengan gelaran ziarah akbar yang melibatkan kolaborasi lintas sektor. Tidak hanya jajaran pemerintah daerah, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, lembaga vertikal, Baznas, BUMD, perwakilan perguruan tinggi, organisasi keagamaan, organisasi masyarakat (ormas), hingga dunia usaha.
Rangkaian ziarah yang dimulai pukul 07.00 WIB ini menjadi simbol kebersamaan dalam mengenang jasa para pendahulu. Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., menegaskan bahwa keterlibatan multipihak ini sejalan dengan semangat pembangunan yang tidak bisa dilakukan secara individual.
“Pembangunan itu butuh kebersamaan, tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Usia Kuningan yang sudah 528 tahun mengajarkan kita bahwa ini adalah proses panjang. Melalui ziarah ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran bersama untuk meneruskan cita-cita para leluhur,” tegas Bupati Dian.
Tradisi Baru Menghargai Sejarah
Bupati Dian menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan untuk menjadikan ziarah ke makam para mantan bupati sebagai tradisi tahunan yang berkelanjutan. Target tahun ini ambisius namun bermakna: mengunjungi seluruh 21 makam mantan bupati yang telah wafat, baik yang berada di wilayah Kuningan maupun di luar daerah seperti Bandung, Cirebon, dan Ciamis.
“Mulai tahun ini, kita biasakan tradisi baru. Seluruh makam bupati yang pernah hadir, berjasa, dan berkontribusi besar bagi Kuningan, akan kami kunjungi,” ujarnya.
Karena sebaran lokasi yang luas, pelaksanaan ziarah dibagi menjadi beberapa tim yang terdiri dari Kepala SKPD yang didampingi para alim ulama. Jadwal kegiatan dirancang bertahap:
- Kamis (27/8): Fokus pada makam di wilayah Kota dan Kabupaten Kuningan.
- Jumat (28/8): Melanjutkan kunjungan ke lokasi lainnya.
- Senin: Penutupan rangkaian ziarah dengan kunjungan ke makam Sunan Gunung Jati.
Apresiasi Keluarga Almarhum H. Acep Purnama
Salah satu titik ziarah yang menyita perhatian adalah kunjungan ke Makam Cigugur, tempat peristirahatan terakhir almarhum H. Acep Purnama. Kehadiran rombongan Pemkab Kuningan mendapat sambutan hangat dari pihak keluarga.
Hj. Ika Siti Rahmatika, istri almarhum H. Acep Purnama, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas penghormatan yang diberikan oleh pemerintah daerah saat ini.
“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya. Mudah-mudahan ini menjadi amal kebaikan dan insyaallah menjadi tradisi baik yang terus dilanjutkan oleh Pemkab Kuningan,” ujar Hj. Ika.
Ia juga mendoakan kelancaran tugas Bupati Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Kuningan dalam mengemban amanah memimpin daerah. “Semoga Pak Bupati dan Ibu Wakil Bupati terus diberi kelancaran, semoga kepemimpinan mereka melesat membawa kemajuan bagi Kuningan,” doanya, yang kemudian diamini oleh seluruh peserta ziarah.
Meneladani Semangat Pengabdian
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kuningan berharap nilai-nilai sejarah tidak hanya dikenang, tetapi juga diinternalisasi oleh generasi saat ini. Ziarah bukan sekadar ritual peletakan bunga atau doa, melainkan momen refleksi untuk meneladani integritas dan semangat pengabdian para pendahulu.
“Para pendahulu kita penuh dengan kebaikan dan memiliki cita-cita luhur untuk memajukan Kuningan. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan tersebut sesuai dengan tantangan zaman,” tutup Bupati Dian.
(Sugi MJP)

