
JURNAL POLRI.MY.ID.KUNINGAN. – Pemerintah Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa program bantuan sosial tidak berdiri sendiri, melainkan memiliki keterkaitan erat dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Hal ini terlihat dari sinergi antara penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial RI dengan program strategis nasional, Sekolah Rakyat.
Efa, perwakilan dari pihak terkait, menjelaskan bahwa pendekatan ini dirancang untuk menangani kemiskinan secara holistik, bukan hanya dari sisi individu, tetapi juga unit terkecil masyarakat, yaitu keluarga.
“Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program strategis nasional memiliki tujuan utama memutus tali kemiskinan. Ini sangat sinergis dengan bantuan ATENSI. Anak-anak mendapatkan akses pendidikan berkualitas di Sekolah Rakyat, sementara orang tuanya diberdayakan secara ekonomi dan sosial melalui bantuan tersebut,” ujar Efa.
Dengan model ini, diharapkan terjadi efek domino positif: ketika kapasitas ekonomi dan sosial orang tua meningkat berkat pendampingan ATENSI, maka dukungan terhadap pendidikan anak di Sekolah Rakyat juga akan menjadi lebih optimal.
Pentingnya Pengelolaan Bantuan Berkelanjutan
Menutup rangkaian acara, Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., memberikan pesan kunci kepada para penerima manfaat. Ia mengingatkan bahwa bantuan yang diterima bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan modal awal untuk perubahan hidup yang lebih baik.
“Saya mengingatkan para penerima manfaat agar mengelola bantuan ini dengan bijak dan bertanggung jawab. Tujuannya agar dampak yang dihasilkan bersifat jangka panjang dan benar-benar mengubah kehidupan keluarga ke arah yang lebih mandiri,” tegas Bupati Dian.
Bupati Dian juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan program ini, meliputi Sentra Phalamartha Sukabumi, Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, tenaga sosial lapangan, serta jajaran pengelola Sekolah Rakyat. Kolaborasi lintas instansi ini dinilai menjadi kunci efektifnya pelayanan kepada masyarakat.
Harapan Dampak yang Lebih Luas
Melalui penyaluran bantuan ATENSI yang terintegrasi ini, Pemkab Kuningan berharap dukungan dari pemerintah pusat dapat terus berlanjut dan bahkan diperluas cakupannya. Target utamanya adalah memastikan semakin banyak masyarakat prasejahtera yang tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu pulih dari keterbatasan, bangkit secara ekonomi, dan akhirnya menjalani kehidupan yang lebih bermartabat dan mandiri.
(Sugi MJP)

