MAJALENGKA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mengambil langkah strategis memperkuat ekosistem penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di sektor kesehatan. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) dan Sosialisasi ZIS serta Aksi Sedekah dan Infak Karyawan (ASIK), BAZNAS menggandeng para Kepala Puskesmas, Kasubag TU Puskesmas, dan jajaran LABKESDA se-Kabupaten Majalengka, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Majalengka, Aeron Randi, A.P., M.P. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka dr. Agus Suratman, S.KM., M.Si., serta jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Majalengka yang dipimpin Ketua H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb., didampingi Wakil Ketua I H. Muhammad Ridwan, S.Ag., M.Si., Wakil Ketua III Embed Humed, M.Pd., dan Wakil Ketua IV Drs. H. Idi Purnama, M.M.
Momentum Perkuat Penghimpunan yang Amanah
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa rakor ini bukan sekadar formalitas, melainkan momentum krusial untuk mengoptimalkan pengumpulan ZIS di lingkungan Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi zakat profesi dari jajaran kesehatan yang persentasenya telah menunjukkan tren positif. Namun, ia mengingatkan bahwa penghimpunan zakat bukan sekadar mengejar target angka, melainkan ikhtiar menyalurkan amanah muzaki kepada yang paling membutuhkan.
“Kita terus berupaya memperkuat dan mengoptimalkan pengumpulan ZIS. Apa yang telah berjalan tentu patut kita apresiasi, namun masih ada beberapa bagian yang perlu kita tingkatkan bersama agar dampaknya semakin luas dan tepat sasaran,” ujar Agus.
Dampak Nyata: Dari Zakat Profesi untuk Kesejahteraan Umat
Untuk membuktikan bahwa setiap rupiah zakat yang dikumpulkan kembali kepada masyarakat, H. Agus Asri Sabana memaparkan lima program unggulan BAZNAS yang mendukung visi Majalengka Langkung Sae ,yakni: Majalengka Sehat, Mandiri, Cerdas, Taqwa, dan Peduli.
Beberapa realisasi dampak nyata dari penghimpunan ZIS, termasuk zakat profesi ASN, antara lain:
- Majalengka Cerdas: Melalui program kolaborasi “Satu Desa Satu Sarjana” yang dimulai sejak 2025, BAZNAS menanggung penuh biaya pendidikan 70 mahasiswa di lima perguruan tinggi lokal.
- Majalengka Peduli: Program Lebaran Anak Yatim yang telah membahagiakan lebih dari 400 anak yatim.
- Dukungan SDM Keagamaan: Pemberian insentif rutin kepada guru ngaji, imam masjid, dan pemulasara jenazah yang tersebar di 343 desa dan kelurahan se-Kabupaten Majalengka.
“Berbagai program ini menjadi bukti nyata bahwa zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara terarah, berkelanjutan, dan memberdayakan,” jelasnya.
Sekda: Kolaborasi Adalah Kunci Keberhasilan
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Aeron Randi, dalam sambutan pembukaannya menekankan bahwa sinergi adalah kunci utama. Ia menilai kolaborasi erat antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan perangkat pelayanan masyarakat merupakan kekuatan super untuk menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
Sekda juga mengapresiasi paparan program BAZNAS sebagai bukti konkret manfaat zakat profesi. Ia berharap, penguatan kesadaran dan optimalisasi pembayaran zakat profesi di lingkungan pemerintahan, khususnya sektor kesehatan, dapat terus diperluas sehingga manfaatnya semakin merata.
Meneguhkan Zakat sebagai Amanah
Rakor dan Sosialisasi ZIS serta ASIK ini diharapkan tidak berhenti di ruang pertemuan. Lebih dari itu, forum ini menjadi fondasi untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan komitmen bersama.
Bagi BAZNAS Kabupaten Majalengka, zakat adalah amanah suci yang wajib dikelola secara profesional, transparan, dan sesuai syariat. Melalui kolaborasi yang semakin solid dengan Pemerintah Kabupaten Majalengka, diharapkan semakin banyak mustahik yang terberdayakan, sekaligus mengukuhkan kontribusi zakat sebagai pilar penting dalam mewujudkan Majalengka Langkung Sae.
(Sugi MJP)
