
Bandung – JURNALPOLRI – Sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Rancaekek Polresta Bandung terus mengintensifkan Patroli Perintis Presisi yang dipadukan dengan sosialisasi Maklumat Kapolda Jawa Barat tentang pemberantasan geng motor. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) mulai pukul 11.30 WIB di wilayah Kecamatan Rancaekek.
Dalam kegiatan tersebut, personel Patroli Perintis Presisi menyambangi masyarakat di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Rancaekek untuk menyampaikan edukasi mengenai bahaya aksi geng motor serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Sosialisasi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan warga guna membangun sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Melalui pendekatan yang humanis, masyarakat diajak untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan maupun potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian. Langkah preventif ini diharapkan mampu mencegah berkembangnya aksi kriminalitas dan menciptakan lingkungan yang aman serta nyaman bagi seluruh warga.

Kapolresta Bandung KOMBESPOL Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Rancaekek KOMPOL Deny Sunjaya, S.H., M.H. menegaskan bahwa sosialisasi Maklumat Kapolda Jawa Barat merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi geng motor yang dapat meresahkan masyarakat.
“Kami terus mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi warga, diharapkan upaya pencegahan terhadap aksi geng motor dapat berjalan lebih efektif sehingga situasi kamtibmas di wilayah Rancaekek tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Polsek Rancaekek akan terus mengoptimalkan Patroli Perintis Presisi sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis sekaligus memperkuat kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Editor : San
