KUNINGAN – Udara pagi di Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, terasa lebih segar dan penuh warna pada Jumat, 18 September 2026. Bukan hanya karena alam yang asri, melainkan karena riuh rendah tawa dan sorak-sorai kebahagiaan yang membuncah dari halaman Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Taruna Mandiri.
Di hari yang spesial tersebut, sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Kuningan ini menggelar perayaan Hari Ekologi dengan penuh sukacita. Acara ini bukan sekadar rutinitas kalender, melainkan sebuah pesta kemenangan bagi para siswa-siswi berkebutuhan khusus, guru, dan seluruh staf dalam menunjukkan bahwa mereka mampu mencintai, menjaga, dan melestarikan lingkungan dengan cara mereka sendiri yang unik dan menyentuh hati.
Kepala Sekolah: “Mereka Adalah Bintang Utama”
Ibu Kokoy Kurnaiti, A.Pd., M.Pd., Kepala SLB Negeri Taruna Mandiri, tampak bersinar mengenakan seragam dinas lengkapnya. Matanya berkaca-kaca saat melihat para siswanya berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian acara. Bagi beliau, momen ini adalah bukti konkret dari visi pendidikan yang tidak membeda-bedakan, namun memberdayakan.
“Hari ini, kami tidak hanya merayakan ekologi atau lingkungan hidup. Kami merayakan potensi, keberanian, dan kebahagiaan anak-anak kami,” ujar Ibu Kokoy dengan suara lantang namun penuh kelembutan di hadapan para undangan dan orang tua murid.
“Ibu bangga sekali. Lihatlah bagaimana mereka tersenyum, bagaimana mereka belajar menanam, membersihkan lingkungan, dan saling membantu. Ini adalah wujud nyata bahwa SLB Negeri Taruna Mandiri bukan tempat untuk ‘menampung’, tapi tempat untuk ‘membangun’ karakter manusia yang cinta tanah air dan cintanya pada alam,” tambahnya.
Suasana Penuh Kehangatan dan Semangat Gotong Royong
Sejak pagi, suasana sekolah sudah ramai oleh aktivitas positif. Para siswa, didampingi oleh guru-guru yang sabar dan penuh dedikasi, terlibat dalam berbagai kegiatan ramah lingkungan. Mulai dari penanaman pohon buah-buahan di area sekolah, pembuatan kompos sederhana, hingga aksi bersih-bersih lingkungan sekitar desa Sampora.
Yang paling menarik perhatian adalah antusiasme para siswa. Meski memiliki keterbatasan, semangat mereka untuk berkontribusi bagi lingkungan terlihat begitu murni. Senyum lebar terpancar dari wajah-wajah polos mereka setiap kali berhasil menyelesaikan satu tugas kecil, seperti menyiram tanaman atau memungut sampah plastik.
Para guru pun tak kalah bahagia. Mereka melihat langsung bagaimana metode pembelajaran berbasis alam (outdoor learning) mampu meningkatkan kepercayaan diri dan kemandirian siswa. “Melihat mereka bahagia itu obat lelah kami,” kata salah seorang guru pendamping sambil tersenyum lebar.
Kebanggaan Masyarakat Cilimus dan Kuningan
Kehadiran SLB Negeri Taruna Mandiri di Desa Sampora telah menjadi oase harapan bagi banyak keluarga di Kabupaten Kuningan. Sekolah ini membuktikan bahwa pendidikan berkualitas dan inklusif dapat diakses oleh semua kalangan, termasuk mereka yang sering kali termarjinalkan.
Warga setempat pun turut merasakan kebahagiaan ini. Banyak warga yang datang menyaksikan acara tersebut dan memberikan dukungan moral. Mereka bangga memiliki fasilitas pendidikan istimewa di desa mereka yang dikelola dengan penuh kasih sayang dan profesionalisme tinggi.
“Ini adalah aset desa kami. Anak-anak di sini diajarkan tidak hanya ilmu pengetahuan, tapi juga akhlak mulia terhadap sesama dan alam. Kami bangga dengan Ibu Kokoy dan seluruh guru di SLB Taruna Mandiri,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat.
Harapan untuk Masa Depan yang Lebih Hijau dan Inklusif
Perayaan Hari Ekologi ini ditutup dengan doa bersama dan foto bersama yang penuh kehangatan. Momen ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama, tanpa memandang kondisi fisik atau mental seseorang.
Melalui acara ini, SLB Negeri Taruna Mandiri mengirimkan pesan kuat: Bahwa setiap anak adalah bintang yang berhak bersinar, dan ketika mereka diberi kesempatan serta lingkungan yang mendukung, mereka akan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi masyarakat dan bumi ini.
Selamat Hari Ekologi! Teruslah bersinar, SLB Negeri Taruna Mandiri. Kebanggaan Kuningan!
(Sugi MJP)
