SIBOLGA, JURNALPOLRI.MY.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan kapal penyeberangan rute Sibolga – Gunungsitoli, Nias sejak September 2025. Kehadiran kapal negara tersebut berdampak pada stabilitas harga kebutuhan pokok di Kepulauan Nias.
Sebelumnya, rute tersebut hanya dilayani kapal milik operator swasta dengan jadwal tidak tetap dan tarif fluktuatif. Keluhan masyarakat dan Pemerintah Daerah Nias kemudian disampaikan ke Pemerintah Pusat.
Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Kementerian BUMN menugaskan ASDP untuk membuka trayek Sibolga – Gunungsitoli guna memberikan layanan penyeberangan yang pasti, aman, dan terjangkau.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba, Nickson Ambarita mengatakan, sejak beroperasi hampir 1 tahun, mobilitas barang dan kendaraan logistik dari Sibolga ke Nias menjadi lebih lancar dan terjadwal.
“Dengan adanya kapal ASDP, pasokan barang dan kebutuhan pokok lainnya tidak lagi terhambat. Akibatnya harga di pasar Nias lebih stabil dan tidak melonjak saat cuaca buruk,” ujar Nickson, Jumat (25/7/2026).
Selain itu, jadwal pelayaran ASDP dipublikasikan secara rutin dan tarif mengikuti regulasi pemerintah. Hal ini menekan biaya angkut barang sehingga berdampak pada harga jual di pasar.
Nickson menambahkan, keberlanjutan operasional kapal sangat tergantung dukungan pengguna jasa. Ia mengimbau masyarakat dan dunia usaha di Kepulauan Nias dan Kota Sibolga pengguna jasa penyeberangan agar tetap menggunakan layanan ASDP.
“Kami berkomitmen menjaga kontinuitas layanan. Ini soal konektivitas dan menjaga stabilitas harga di Nias,” tegasnya.
Seorang pedagang di Gunungsitoli mengapresiasi kehadiran ASDP. “Sejak September tahun lalu barang cepat masuk. Harga di pasar lebih stabil. Kami siap dukung ASDP biar rutenya terus jalan,” katanya. (wr warasi)
