
Rancabali, Kabupaten Bandung – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Sukaresmi Polsek Ciwidey Polresta Bandung, Aiptu Jajang Suhara, melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring lahan jagung hibrida di lahan non-LBS (Lahan Bukan Sawah) yang berada di Kampung Citiis RT 002 RW 012, Desa Sukaresmi, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung hibrida yang ditanam di lahan seluas kurang lebih 1.400 meter persegi. Dari hasil pengecekan, tanaman jagung yang dikelola oleh petani setempat terpantau tumbuh dengan baik dan saat ini memasuki fase menjelang panen.
Selain melakukan pengecekan pertumbuhan tanaman, Aiptu Jajang Suhara juga berdialog langsung dengan petani guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi dalam proses budidaya jagung. Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan produksi pertanian dan mewujudkan swasembada pangan.
Adapun lahan pertanian tersebut dikelola oleh petani bernama Mamar (50), warga Desa Sukaresmi. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan motivasi serta dukungan kepada petani agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif demi meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR melalui Kapolsek Ciwidey AKP Joko Prihatin, S.H., menyampaikan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam sektor pertanian merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di lapangan, kami berharap dapat memberikan semangat kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar AKP Joko Prihatin.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung, pungkasnya.
