
Bandung – JURNALPOLRI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat menggelar kegiatan “Polantas Menyapa: Gathering Ojol Kamtibmas” yang diikuti oleh 300 pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 4 Gedung Lantas Polda Jabar, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony yang dihadiri Kapolda Jawa Barat, Dirlantas Polda Jabar, para pejabat utama Ditlantas Polda Jabar, Kanit Kamsel Polres jajaran, serta ratusan peserta Ojol Kamtibmas. Selain pemberian arahan dari Kapolda Jabar, kegiatan juga diisi dengan penyerahan Buku Saku Ojol Kamtibmas, penyematan Pin Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas, dan pemberian tali asih secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Usai pembukaan, para peserta mendapatkan pembekalan melalui Coaching Clinic yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi. Materi yang diberikan meliputi Safety Riding, Kamseltibcarlantas, Wawasan Kebangsaan dan Ideologi Pancasila, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Santunan Jasa Raharja, BPJS, hingga Public Speaking.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono, S.H., S.I.K., M.H., C.P.H.R. mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi Polri dengan komunitas ojol dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sekaligus memperkuat peran masyarakat sebagai mitra kamtibmas.
“Melalui kegiatan ini, para pengemudi ojek online tidak hanya diberikan pemahaman mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga dibekali wawasan kebangsaan, kemampuan komunikasi publik, serta pengetahuan terkait penanganan kecelakaan dan perlindungan sosial. Kami berharap para peserta dapat menjadi pelopor keselamatan dan agen edukasi di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol Aldi Subartono.
Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Ega Prayudi, S.I.Kom., S.H., M.H. menambahkan bahwa keberadaan Ojol Kamtibmas memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di tengah masyarakat.
“Para pengemudi ojol merupakan mitra yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan pengguna jalan. Dengan pembekalan yang diberikan hari ini, kami optimistis mereka dapat menjadi contoh dalam berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan serta turut membantu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Selain meningkatkan kompetensi para peserta, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemitraan antara Polri dan komunitas ojek online dalam mendukung terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Barat.
Editor : San
